Sleman, Jogjakeren.com – Perayaan ulang tahun Desa Sendangadi tahun ini berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, salah satunya lomba kirab antar padukuhan. Ajang ini merupakan puncak acara yang menjadi wadah bagi warga untuk menunjukkan kekompakan, kreativitas, dan semangat gotong-royong. Untuk memeriahkan acara, setiap padukuhan diwajibkan mengikuti kirab. Padukuhan Mlati Dukuh menjadi salah satu padukuhan yang mengirim bregada untuk turut berpartisipasi dalam lomba.
Lomba kirab dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025), dimulai dengan pengambilan air dari mata air Sendang Sari dan bregada berjalan mengiringi kepala dukuh dari titik awal. Dalam lomba kirab ini, semangat kebersamaan dan kerja keras bregada Srikandi Mlati Dukuh akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Mereka berhasil meraih juara tiga setelah melalui persiapan dan usaha yang penuh niat.
Tiga Hari Latihan Singkat
Surami, official bregada Srikandi Mlati Dukuh menjelaskan proses latihan yang membuahkan hasil kemenangan juara tiga itu. “Latihan hanya dilaksanakan selama tiga hari dan satu kali gladi bersih. Kami menyewa pelatih khusus untuk bregada kami yang berjumlah 26 orang,” paparnya. Ibu rumah tangga tersebut juga menyebutkan durasi latihan bregada Srikandi Mlati Dukuh, yaitu kurang lebih selama dua jam per hari.
Dari kemenangan yang dicapai oleh bregada Srikandi Mlati Dukuh, Surami mengaku bahagia dan turut bangga pada peserta. Ia sangat senang dapat menyaksikan bregada Srikandi Mlati Dukuh mendapat juara meskipun masih juara tiga. “Saya sangat bangga pada bregada Srikandi, dari latihan yang singkat itu saja bisa mendapat juara,” tuturnya.
Di samping itu, acara lomba kirab ini berlangsung dengan meriah dan penuh antusias. Surami menyaksikan banyaknya penonton yang turut menyemangati berjalannya kirab dari awal hingga selesai. Menurutnya, melihat antusiasme penonton dapat memotivasi bregada untuk tetap semangat mengikuti lomba kirab.
Dengan berakhirnya kirab ini, perayaan ulang tahun Desa Sendangadi tahun 2025 pun ditutup dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Keberhasilan bregada Srikandi Mlati Dukuh meraih juara tiga menjadi bukti bahwa kerja sama, dedikasi, dan semangat pantang menyerah mampu membuahkan hasil yang membanggakan. Semangat ini diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, mempererat persaudaraan dan membangun desa menjadi semakin maju dan kompak di masa depan.





