Jogjakeren – Melalui pengajian muda-mudi (usia 13 tahun ke atas) pada Minggu, 13 Juni 2021, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sleman kembali meningkatkan semangat Generasi Penerus (Generus) dalam beribadah.
Pelaksanaan pengajian ini dimulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB. Dilaksanakan secara daring via video conference zoom dari studio utama Aula Masjid Mulyo Abadi, Sendangadi, Mlati, Sleman dan dilakukan secara daring di 28 titik studio.
Tampilan Zoom Studio Mini di setiap titik.
Pengajian Muda-Mudi
Acara berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Generus diwajibkan hadir dengan memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki masjid, dan tetap menjaga jarak.
Selanjutnya, pengajian diawali dengan penyampaian dalil-dalil tentang Pembinaan Generasi Penerus yang disampaikan oleh Ustaz Ridwan Abdul Aziz, pengurus Pondok Pesantren Budi Utomo Gadingmangu, Perak, Jombang.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Ridwan Abdul Aziz atau lebih akrabnya Ustaz Nanang mengingatkan bahwa generus harus bisa menonjolkan identitas dirinya sebagai orang iman.
Memahami zaman semakin banyak perubahan, Ustaz Nanang menekankan kembali kepada generus untuk tetap menjaga ketertiban ibadahnya baik dalam praktik maupun niat.
“Melaksanakan ibadah dengan berpedoman Alquran dan Alhadis dalam rangka menghamba kepada Allah akan benar-benar menghantar kita menuju surga,” jelasnya.
Ustaz Nanang menambahkan, bahwa sebagai generus harus memiliki akhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri.
“Dengan memiliki akhlak baik maka akan ternaluri untuk saling membantu, lalu alim faqih merupakan modal untuk beribadah kepada Allah, dan generus harus bisa mandiri yaitu supaya mempunyai cita-cita sukses dunia dan akhirat,” tambahnya.
Mudi-mudi PAC LDII Pogung mengikuti pengajian di Masjid Baturrohman Pogung, Minggu (13/6/2021).
Ustaz KH. Mirzani Ahmad dalam nasihatnya menceritakan perjuangannya dalam mencari ilmu dan pentingnya menjauhkan diri dari kemaksiatan.
“Di zaman sekarang dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, alat komunikasi seperti hp memberi dampak positif dan negatif. Dampak negatif muncul jika hp tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, seperti untuk kemaksiatan. Jika terjadi, itu dosa besar,” jelasnya.