Sleman, jogjakeren.com – Pengajian khusus perempuan LDII dengan tujuan utama sebagai penjagaan kepada remaja putri usia 17 tahun ke atas dan ibu-ibu dilaksanakan tanpa hambatan pada Minggu (28/1/2024) pagi. Pelaksanaan dilakukan serentak di seluruh masjid di bawah naungan DPD LDII Sleman, salah satu lokasinya adalah di Masjid Al-Furqon, Gedongan, Sleman. Ratusan peserta berpakaian syari berkumpul di Masjid Al-Furqon mulai jam 8 pagi dengan melakukan presensi diri serta mengambil konsumsi yang disediakan sebelum memasuki masjid.
Antusiasme peserta tampak pada kuantitas peserta yang memadati lantai satu dan lantai dua masjid. Tak hanya itu, peserta yang berusia 17 tahun hingga lansia turut menunjukkan bahwa menuntut ilmu itu tidak memiliki batas usia. Antusiasme peserta membuat pemateri juga memulai acara dengan penuh energi.

Setelah MC membuka acara, Maha selaku pemateri siang itu menyampaikan materinya. Salah satu materinya merupakan anjuran pada semua peserta untuk memiliki amalan ibadah yang diandalkan. Dibandingkan laki-laki, perempuan memiliki banyak kekurangan waktu untuk beribadah wajib, maka pemateri menyampaikannya dengan lebih detail.
Contoh-contoh seperti mengucap zikir 100 kali setelah salat, melakukan ibadah salat sunah, membaca Alquran, dan lain-lain disampaikan oleh pemateri sebagai pendukung materi mengenai amalan ibadah andalan. Tak hanya itu, pemateri juga menyampaikan dengan tegas perkara salat yang merupakan ibadah pertama yang dihitung di akhirat nanti, sehingga topik ini juga dijelaskan secara rinci oleh pemateri.
“Kalau kamu merasa hidupmu berantakan, ya coba periksa salatmu. Apa ada yang ‘berantakan’ juga dari cara salatmu, cara wudumu, atau karena waktu salatmu itu?” tutur Maha di tengah topik tentang salat.
Selain amalan ibadah andalan dan salat, pemateri menyampaikan materi lain pula seperti pemahaman dalam beragama, pengingat untuk berbakti pada orangtua, penekanan bagi ibu-ibu untuk menjadi istri yang baik, dan lain-lain. Semua topik yang disampaikan didukung dengan dalil-dalil yang diambil dari Alquran dan Alhadis serta dibubuhi penjelasan-penjelasan tambahan, sehingga peserta dapat menangkap materi dengan mudah.
Di penghujung acara, pemateri menyampaikan nasihat-nasihat tambahan bagi peserta agar selalu berada di jalan-Nya Allah, melakukan amalan baik, dan menghindari larangan Allah. Tak lupa pemateri menyampaikan pengingat-pengingat pula seperti pengingat agar selalu menjaga pakaian menutup aurat, menjaga salatnya, dan lain sebagainya.
“Acara ini sangat bermanfaat sehingga kami bisa mempersiapkan diri menjadi istri yang baik dan bisa mendidik anak sesuai tuntunan dalam Alquran dan Alhadist. Materi yang disampaikan sangat jelas dan berguna untuk perbaikan diri ke depannya,” kata Gita, salah satu remaja putri peserta pengajian.





