Begini Cara Remaja LDII Kalasan Tingkatkan Ilmu Agama

  • Whatsapp
Remaja LDII
Pengurus Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono Ustaz KH. Ubaidillah Al Hasaniy, M.M., saat memberikan materi.

Jogjakeren – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman menggelar pengajian bagi remaja LDII usia 13 tahun ke atas di Masjid Al-Fatah, Pundung Rejo, Kamis (27/5/2021). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keilmuan remaja LDII khususnya dalam hal agama.

Pengajian dilaksanakan secara luring dan daring. Sesuai protokol kesehatan, peserta luring dibatasi. Sebelum masuk masjid, peserta mencuci tangan, di cek suhu tubuhnya dan diimbau untuk tetap menggunakan masker. Peserta kemudian diarahkan untuk duduk ditempat duduk yang sudah disiapkan oleh panitia yang sudah mengaturnya sedemikian rupa agar antar peserta satu dengan yang lainnya saling jaga jarak.

Bacaan Lainnya

Remaja LDII
Remaja LDII Kalasan mengikuti pengajian di Masjid Al-Fatah Pundung Rejo, Kamis (27/5/2021)

Pengajian menghadirkan pengurus Pondok Pesantren Budi Utomo Gadingmangu, Perak, Jombang, Ustaz Ridwan Abdul Aziz, S.Pd., dan pengurus Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono Ustaz KH. Ubaidillah Al Hasaniy, M.M., serta dihadiri perwakilan pembina DPD LDII Kabupaten Sleman H. Aan Setyanto.

Ustaz Ridwan Abdul Aziz atau yang biasa dipanggil Ustaz Nanang, saat mengkajikan hadis menyampaikan pentingnya mencari ilmu agama dan menjauhkan diri dari hal kemaksiatan.

“Ketika orang itu mencari ilmu agama dan selalu berusaha mengejar urusan agama maka urusan dunia pun akan mengikuti dan dimudahkan,” tuturnya.

Ustaz nanang pun menyampaikan bahwa sebagai generasi penerus harus mempunyai sifat, alim faqih, berakhlakul karimah dan mandiri. Tiga sifat tersebut atau disebut Tri Sukses dapat menjadi benteng para generasi penerus untuk menghadapi perkembangan zaman.

Pengkajian hadis berlangsung hingga waktu asar dan dilanjutkan salat ashar berjamaah. Usai salat ashar selesai peserta kembali ke tempat duduk masing-masing untuk mendengarkan nasihat agama.

Nasehat agama disampaikan oleh ustaz KH. Ubaidillah Al Hasaniy, M.M. Di hadapan remaja LDII, ia berbagi pengalaman ketika berada di pondok dan menyampaikan tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, terutama ibu.

“Yang membuat saya bisa seperti sekarang ini selain karena izin Allah, juga karena doa dari orang tua terutama ibu saya. Saya memasang foto emak saya di ruangan, di kantor dan di kamar rumah, agar ketika saya melihat foto tersebut saya ingat jasa ibu saya dan agar selalu ingat untuk mendoakan beliau,” ujar ustaz Ubaidillah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *