Membangun Keluarga Siap Siaga Bencana

  • Whatsapp
siap siaga bencana
Ilustrasi bencana alam (Foto: trubus.id).

Jogjakeren – Seperti yang telah kita ketahui bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan bencana alam terbanyak di dunia. Geografis Indonesia terletak pada rangkaian ring of fire ( cincin api ) yang membentang sepanjang lempeng pasifik yang merupakan lempeng tektonik paling aktif di dunia. Oleh karena itu Indonesia merupakan salah satu negara yang beresiko tinggi terhadap ancaman bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung api.

Dengan adanya pemanasan global serta perubahan iklim, Indonesia yang memiliki kurang lebih 5.590 daerah aliran sungai ( DAS ), juga mempunyai risiko tinggi terhadap berbagai ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, kekeringan, cuaca dan gelombang ekstrem, abrasi, serta kebakaran hutan dan lahan.

sumber : bnpb.go.id

Kondisi negara Indonesia dengan segala potensi bencana yang mengancam, semua orang mempunyai risiko terhadap potensi bencana, sehingga penanganan bencana merupakan urusan semua pihak (everybody’s business ). Oleh sebab itu, perlu dilakukan berbagai peran dan tanggung jawab ( shared responsibility ) dalam peningkatan kesiapsiagaan di semua tingkatan, baik anak – anak, remaja, dan dewasa.

Hasil pembelajaran dari berbagai bencana yang terjadi di beberapa negara menunjukkan bahwa perempuan dan anak – anak berisiko meninggal 14 kali lebih besar dari pria dewasa ( Peterson, 2007 ). Meskipun pada beberapa kejadian bencana menunjukkan bahwa perempuan memiliki kerentanan yang lebih besar, di sisi lainnya perempuan justru memiliki peran yang strategis dalam penanggulangan bencana.

Khususnya dalam membangun kesiapsiagaan bencana di tingkat keluarga, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menyelamatkan keluarga dan mendidik anak – anak tentang kebencanaan. Peran perempuan sangat efektif dalam mentransfer pengetahuannya terhadap generasi berikutnya.  Selain itu, perempuan juga mempunyai kemampuan untuk memberikan usulan terhadap perubahan untuk pengurangan risiko bencana dan memperkuat ketahanan komunitas.

Kesiapsiagaan keluarga

Dalam membangun keluarga yang siap siaga bencana diperlukan beberapa hal yang perlu dipelajari dan di ketahui oleh setiap  keluarga. Di antaranya :

  1. Mengetahui risiko bencana di daerah sekitar
    Perlu diketahui risiko – risiko bencana yang mungkin terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggal kita, untuk mendukung kesiapsiagaan keluarga sebelum bencana itu terjadi. Risiko bencana dapat diakses melaui laman http://inarisk.bnpb.go.id/ atau dengan menginstal aplikasi inarisk di playstore untuk mengetahui risiko bencana di sekitar kita dan saran – saran yang harus kita lakukan sebelum bencana itu terjadi, ketika bencana itu terjadi, dan setelah bencana itu terjadi. Berikut ini video panduan penggunaan aplikasi inarisk.
  1. Mengetahui kiat – kiat mitigasi bencana praktis penyelamatan dan perlindungan diri
  2. Mempunyai rencana kesiapsiagaan keluarga
    Rencana kesiapsiagaan keluarga merupakan perencanaan yang dibuat oleh keluarga untuk siap dalam kondisi darurat akibat bencana baik saat berada di dalam rumah maupun di luar rumah. Rencana kesiapsiagaan keluarga adalah rencana kedaruratan yang :
    • Dibuat bersama – sama dengan anggota keluarga
    • Bertujuan untuk menyusun langkah – langkah penyelamatan
    • Menentukan apa yang dibutuhkan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana
    • Menentukan pembagian peran di dalam keluarga

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *