Musda VII, MUI Sleman: Paradigma Baru LDII, Sebuah Kemajuan Luar Biasa

  • Whatsapp
LDII
Narasumber dalam pembekalan Musda VII LDII Sleman, Minggu (5/12/2021)

Jogjakeren.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sleman menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII secara luring. Acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman ini, menghadirkan beberapa narasumber untuk membekali para peserta memperkaya materi.

Beberapa narasumber yang hadir antaara lain dari Kepolisian Resort Sleman AKP. Yuliyanto, S.M., dengan tema Peran Ormas Dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sleman Ahmad Raharjo, S.Si., M.Si., mengambil tema Peran Ormas Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Kementerian Agama Sleman diwakili H. Jaenudin, S.Ag. bertema Peningkatan Ukhuwah Islamiyah Dalam Masyarakat Majemuk. Dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sleman diwakili Dr. Yayan Suryana, M.Ag.

Bacaan Lainnya

Peserta sebanyak 120 orang terdiri dari Dewan Penasihat DPW LDII DIY, Ketua DPW LDII DIY, Ketua DPD LDII Sleman, Ketua PC LDII seluruh kecamatan se-Kabupaten Sleman dan para tamu undangan. Beberapa tamu undangan antara lain Kodim 0732/Sleman yang diwakili Danramil 05/Sleman Kapten Arm Wahyu Kuncoro, Sekretaris Umum MUI Sleman H. Arif Mahmud, M.Si., FKUB Sleman Nadjamuddin, M.Par., Kepala Seksi Binmas Islam Kanwil Kemenag Sleman H. Jaenudin S.Ag. M.Si., Senkom Mitra Polri Sleman, Persinas ASAD Sleman, dan perwakilan ormas Islam di Kabupaten Sleman.

Dr. Yayan Suryana, M.Ag., anggota Komisi Fatwa Kabupaten Sleman, mrnyampaikan bahwa agar dapat meningkatkan sumberdaya manusia muslim yang profesional religius, dapat ditempuh dengan tiga tahapan, yakni : melalui pendidikan, menghidupkan tradisi musyawarah dan adanya latihan dan pengembangan. Apalagi dengan paradigma baru, saya yakin LDII dapat mewujudkannya. “Dengan paradigma baru LDII, hal ini merupakan sebuah kemajuan luar biasa,” ungkapnya.

Menyikapi hal ini, Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. menjabarkan bahwa LDII dalam paradigma baru menjalankan kegiatannya secara lebih terbuka dengan menjalin komunikasi, serta beramal dengan karya dan kontribusi nyata. “Kemajuan dapat diperoleh dengan bekerjasama,” kata Yayan mengakhiri materinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.