
Bantul, Jogjakeren.com – Pentingnya kesadaran terhadap kesehatan mental terus mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Dewan Guru KBM Masjid LDII Sunten Permai. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan talk show bertajuk “Parent Talk: Sudahkah Kita Menyadari Urgensi Mental Health Generus Menuju Keberhasilan Tri Sukses?”.
Kegiatan yang dikoordinatori oleh Muhammad Fauzi Agasatria ini bertujuan untuk mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental generasi penerus sebagai fondasi dalam meraih tri sukses—alim faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Selain itu, talk show ini juga memberikan informasi tentang berbagai bentuk gangguan mental serta cara mengelola stres, kecemasan, dan depresi. Materi yang dibawakan turut dikaitkan dengan penerapan 29 karakter luhur sebagai langkah nyata dalam membentuk mental generus yang kuat dan berkarakter.
Sebagai narasumber utama, dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ., memaparkan secara mendalam seputar definisi kesehatan mental, tanda-tanda stres dan depresi, serta cara mengatasinya. Ia juga menyoroti peran besar keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan psikologis anak.
“Kesehatan mental bukanlah persoalan sepele. Pencegahan harus dimulai dari lingkup terdekat, yakni keluarga,” jelas dr. Tika.
Acara ini mendapat respons positif dari para peserta yang terdiri dari orang tua serta generus Masjid LDII Sunten Permai, mulai dari usia remaja hingga usia mandiri. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pemateri, meskipun tidak seluruh pertanyaan sempat dijawab karena keterbatasan waktu.
Najiah, salah satu peserta dari kalangan orang tua mengungkapkan bahwa talk show ini sangat memberikan manfaat. “Kegiatan ini membuka wawasan kami, khususnya para orang tua, agar bisa menerapkan pola asuh yang lebih baik dan mampu membangun interaksi yang positif dalam lingkungan keluarga. Harapannya, acara seperti ini bisa digelar lagi di lain waktu,” tuturnya. (/Devia)*




