Penguatan Kapasitas Guru di Masa Pandemi, Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

  • Whatsapp
Guru
Penyampain materi Penguatan Kapasitas Guru di Masa Pandemi, Minggu (24/1/2021).

Jogjakeren – Dalam sektor pendidikan, komunikasi antara guru dan murid menjadi sangat penting. Tidak hanya komunikasi, tetapi variasi metode pengajaran juga menciptakan pembelajaran menjadi efektif. Namun, Pandemi Covid-19 mengharuskan guru berinovasi dalam pembelajaran supaya tetap efektif. Kegiatan “Penguatan Kapasitas Guru di Masa Pandemi” menambahkan edukasi terhadap guru-guru di situasi saat ini.

Kegiatan tersebut dilaksanakan diikuti oleh 16 perwakilan guru, Minggu (24/1/2021). Meskipun Pandemi Covid19 masih melanda, kegiatan tetap dapat dilaksanakan secara luring di Masjid Mulya Abadi, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta dan mematuhi protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Time Management
Nurma Mustika Aini selaku pemateri menyampaikan materi dengan judul “Time Management di Masa Pandemi. Ia mengatakan bahwa karakteristik menetap ketika umur 18 tahun sehingga perlu time management supaya dapat menggunakan waktunya dengan bermanfaat. Selain itu, ia juga memberi saran hal yang perlu dilakukan saat pandemi yaitu dengan berusaha tetap sehat, positif, dan mensyukuri.

Pembelajaran Efektif
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi berjudul “Langkah – Langkah Efektif untuk Pembelajaran oleh Wahyu Setyo Budi Susilo, S.M. “Yang paling indah dari seorang guru adalah mendidik dan rekreasi yang paling indah adalah mengajar. Ketika melihat murid-muridnya yang menjengkelkan dan melelahkan, terkadang hati teruji kesabarannya, namun hadirkan lah gambaran bahwa kelak mereka akan menarik tangan menuju surga,” tuturnya.

Ia juga menuturkan bahwa kunci pembelajaran yang baik adalah dengan komunikasi dan guru yang bermutu. “Agar menghasilkan pembelajaran yang bagus, sebagai guru harus tau kemampuan muridnya dan menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan,” katanya.

Wahyu menambahkan, peran guru di dalam kelas, antara lain: membuat siswa belajar, sebagai fasilitator, pengelola kelas, organisator, motivator, klarifikator, dan evaluator.

Beberapa negara bisa menginspirasi metode pembelajaran yang efektif untuk para guru. Seperti pembelajaran di negara Amerika dan Canada. Siswa yang berprestasi diberikan reward berupa bentuk bintang dan bulan untuk meningkatkan motivasi belajar.

Pembelajaran di Finlandia, tidak ada waktu yang mengikat, tetapi bagaimana caranya memaksimalkan dalam waktu yang sedikit. “Seperti guru memberikan diskusi-diskusi kecil dan mendatangi rumah siswa-siswanya dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran,” jelas Wahyu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *