Perpaduan Apik! Warga Sulap Selokan Jadi Kolam Ikan di Desa Mrican, Jogja

  • Whatsapp
Kampung Mrican
Bendung Lepen di Desa Mrican (Foto: cdn.krjogja.com)

Halo sobat jogker!!!

Jogja tak bosan-bosan menawarkan berbagai destinasi wisata, baik wisata alam maupun buatan manusia. Jika teman-teman berkunjung ke Jogja, jangan lupa mampir ke tempat wisata Bendung Lepen. Destinasi yang murah dan ramah lingkungan tersebut terletak di Desa Mrican, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Destinasi tersebut bermula dari para anggota Karang Taruna Desa Mrican yang ingin menghidupkan sektor pariwisata di desanya. Mereka mengubah tempat yang tadinya kumuh dan tidak terurus menjadi tempat wisata dengan budidaya ikan di aliran irigasi setempat.

Pada mulanya, mereka hanya bermaksud membersihkan limbah pada selokan. “Awal mula kami Karang Taruna Desa Mrican mempunyai gagasan pembersihan aliran irigasi karena melihat setiap hari selalu dipenuhi oleh sampah, baik limbah rumah tangga dan limbah pabrik,” ucap Andi Nur Wijanarko, anggota Karang Taruna Desa Mrican dalam unggahan YouTube Capcapung Warga Sulap Selokan Penuh Sampah Jadi Kolam Ikan. Panen Ikan Berlimpah, Jumat (24/7/2020).

Daerah yang awalnya kotor dan dipenuhi sampah, membuat warga Desa Mrican mencari solusi agar dapat membuat daerah tersebut menjadi lebih bersih. Melalui kerja keras, alhasil daerah tepian Sungai Gajah Wong tersebut berubah menjadi bendungan dengan nama Bendung Lepen Mrican. Selain itu Bendung Lepen juga telah menjadi Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) yang ramah anak.

Bersihnya saluran irigasi tersebut ditambah dengan banyaknya ikan nila di dalamnya menambah kesan tersendiri. Pada awalnya muncul permintaan warga Mrican agar saluran irigasi diberi ikan nila. Berkat swadaya warga Mrican,  ikan yang pertama kali rilis yaitu ikan nila sebanyak 1 kuintal. Apaila bertepatan dengan panen ikan teman-teman bisa membeli ikannya, setelah ikan tersebut dibagi untuk warga terlebih dahulu.

Selanjutnya, untuk menarik minat wisatawan ke daerah itu, Karang Taruna Desa Mrican memeliharan beberapa jenis ikan sebagai variasi. Selain ikan nila, dibudidayakan pula ikan tombro dan ikan emas. Karang Taruna Desa Mrican berfokus untuk meningkatkan ekonomi warga Desa Mrican dengan adanya destinasi tersebut.

Tujuan utama pembersihan saluran irigasi tersebut adalah pengembalian fungsi saluran irigasi , namun dengan banyaknya pengunjung dan warga dari desa lain yang memposting foto maupun video di media sosial, wisatawan akhirnya tertarik dengan tempat tersebut. Selain itu, ditempat tersebut terdapat desa warna-warni yang merupakan swadaya dari warga Desa Mrican. Sehingga, lingkungan di Desa Mrican pun terlihat bersih dan indah dipandang.

Setelah menyulap selokan menjadi kolam ikan, warga dapat merasakan panen dan menarik pengunjung wisatawan yang dapat meningkatkan perekonomian warga Mrican.  Pada tahun ini saluran irigasi yang dioptimalkan menjadi kolam ikan bakal mencapai panjang 1 km.

Ini sebagai bentuk edukasi terhadap warga dan wisatawan, dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga alam dan lingkungan sekitar akan terjaga dan mendatangkan kebaikan bagi masyakat sekitar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *