Yogyakarta, Jogjakeren.com – Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima silaturahim jajaran pengurus LDII jelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII DIY. Silaturahim untuk memperkuat komunikasi dan ukhuwah Islamiyah antarormas Islam tersebut berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Jajaran pengurus LDII dipimpin Ketua DPP LDII Dwi Pramono didampingi Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin dan Ketua Biro Pendidikan Keagamaan DPW LDII DIY Ustadz Endri Sulistyo. Rombongan tersebut diterima Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah KH. Ustadi Hamsah bersama Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Muhammad Rofiq Muzakkir.
Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, mengatakan silaturahim merupakan tradisi yang perlu terus dipelihara untuk memperkuat hubungan antarlembaga.”Komunikasi yang terbuka dapat memperkuat saling pengertian dan membuka peluang kolaborasi dalam bidang dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Atus.
Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak berdialog mengenai berbagai isu keumatan, penguatan dakwah, pengembangan pendidikan Islam, serta pentingnya membangun komunikasi yang baik antarlembaga sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat persatuan umat Islam.
Menurut Atus Syahbudin, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga forum bertukar gagasan dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat. “Kami memandang dialog seperti ini sangat penting untuk saling bertukar pandangan mengenai pengembangan pemikiran keislaman. Ketika komunikasi berjalan baik, akan tumbuh budaya saling menghormati, tabayun, dan semangat bersama dalam membina umat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Biro Pendidikan Keagamaan DPW LDII DIY, Ustadz Endri Sulistyo, menilai dialog antarlembaga menjadi ruang yang penting untuk memperluas wawasan keilmuan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. “Kami berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai forum ilmiah maupun kegiatan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ketua DPP LDII Dwi Pramono menyerahkan Buku Pedoman Ibadah Warga LDII kepada Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. “Buku ini sebagai bahan dialog dan saling memahami mengenai pedoman ibadah di lingkungan LDII,” ujarnya.
Selain itu, DPP LDII juga menyerahkan dua buku karya cendekiawan muda Nahdlatul Ulama, Ahmad Ali MD, yakni Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII dan Sistem Model Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius. Buku-buku tersebut merupakan hasil kajian akademik yang mengulas nilai-nilai kebajikan, budaya organisasi, serta sistem pendidikan di lingkungan LDII dari perspektif ilmiah.
“Kami berharap melalui buku ini dapat memperkaya literatur keislaman sekaligus menjadi jembatan dialog akademik antarorganisasi Islam,” kata Dwi Pramono.
Silaturahim yang berlangsung menjelang Muswil LDII DIY ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara LDII dan PP Muhammadiyah, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta membuka ruang sinergi yang lebih luas dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat demi kemajuan umat dan bangsa.





