Yogyakarta, jogjakeren.com – Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, Pengurus Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitussalam Yogyakarta menggelar bakti sosial bagi anak yatim dan duafa. Acara berlangsung hari Sabtu dan Minggu tanggal 23-24 Maret 2024 di Kompleks PPPM Baitussalam, Jalan Gedongkiwo No. 606, Mantrijeron, Yogyakarta.
Acara yang bertema “Baitussalam Free Clothing Store & Bukber” ini, dihadiri 220 orang yang terdiri dari Dewan Pembina PPPM, Pengurus dan santri PPPM, anak yatim dan duafa sekitar lokasi pondok, yang meliputi Mantrijeron, Banguntapan, Jetis, Tamantirto, Kotagede, Gamping dan Sewon.
Acara yang dibuka oleh Ketua Pembina PPPM Baitussalam, H. Sudayat ini, dimemeriahkan berbagai kegiatan, antara lain open store pakaian barokah, buka puasa bersama serta santunan anak yatim dan duafa.
H. Ahmad Riyadi, S.Si., M.Kom., Ketua PPPM Baitussalam merasa bersyukur atas terselenggaranya acara ini. “Alhamdulilah PPPM Baitussalam dapat menyelenggarakan bakti sosial untuk anak yatim dan duafa,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan, sebagai implementasi manusia yang beriman, yaitu suka membantu, menolong dan peduli kepada sesama manusia. “Ini sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi PPPM Baitussalam kepada masyarakat,” imbuh H. Ahmad.

Lebih jauh lagi, H. Ahmad menjabarkan bahwa kegiatan ini sebagai media untuk menemukan dan mempersatukan antara yang kuat dengan yang lemah sebagai satu kesatuan umat yang bersama-sama beribadah kepada Allah. Kebersamaan ini sangat terasa sekali pada saat berbuka bersama.
Dalam kegiatan seperti ini, yang kuat lebih bisa bersyukur karena dapat membantu kepada yang lemah. Selain itu, juga bisa merasakan kelebihan yang diberikan oleh Allah kepadanya, sekaligus menyadari bahwa kelebihan yang dimiliki ini berkat doa para anak yatim dan kaum duafa.
Di sisi lain, para anak yatim dan duafa merasa sangat bersyukur karena mendapatkan perhatian. Para anak yatim diberikan baju baru dan sejumlah uang tunai, sedangkan para duafa diberikan 5 potong baju barokah yang dipersilakan untuk memilih sendiri.
Ketua Panitia Bakti Sosial. H. Heri Sugiyanto menegaskan bahwa semua yang hadir pada acara ini diperbolehkan mengambil dan memilih sendiri baju barokah 5 potong per orang. Apabila seorang suami mengajak istri dan satu anak, maka bisa memilih sendiri 15 potong baju barokah.





