Rajut Kebersamaan, LDII Kapanewon Kalasan Gelar Silaturrahim Syawal 1445 Hijriah

LDII Kalasan
Foto bersama pengurus PC LDII Kapanewon Kalasan dan tamu undangan dalam acara Silaturrahim Syawal 1445 Hijriah di Masjid Al-Fatah Kadirojo 2 Kalasan, Minggu (5/5/2024).

Sleman, Jogjakeren.com – PC LDII Kapanewon Kalasan gelar Silaturahim Syawal 1445 Hijriah dengan tema “Merajut Kebersamaan Mengokohkan Kebhinekaan Untuk Mewujudkan Indonesia yang Damai Penuh Kemaslahatan” di Masjid Al-Fatah Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Sebanyak 116 tamu undangan yang diundang di antaranya 75 peserta dari kepengurusan PC dan PAC LDII se-Kapanewon Kalasan dan 41 perwakilan peserta dari kapanewon, kalurahan, padukuhan dan tokoh agama se-Kapanewon Kalasan, Minggu (5/5/2024).

Dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melantunkan gema wahyu illahi dari remaja berprestasi MDT Al-Fatah Kadirojo 2 Muhammad Nabil Adinata yang meraih juara 1 lomba MTQ pelajar tingkat provinsi dari SMP Negeri 3 Depok. Ketua PC LDII Kalasan Suradiyanto memberikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir dalam acara silaturahim syawal tahun ini.

Dalam sambutannya, Suradiyanto mengatakan LDII selalu berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara. “Implementasi dari kontribusi telah dirangkum dalam 8 Bidang Pengabdian Organisasi LDII untuk bangsa, salah satu bentuk kontribusi dalam rentang waktu dari pertengahan tahun 2023 sampai 2024 yaitu Kyai Peduli Sampah, syawalan santri TPA, silaturahim syawal, kerja bakti nasional LDII, ramah tamah Idul Adha dan kunjungan pelatihan kebhinekaan Bina Damai bersama pendeta,” jelas Suradiyanto.

Read More

LDII khususnya PC Kalasan, lanjutnya selalu siap bersinergi dengan semua pihak guna memperkuat dan membangun bangsa untuk mencapai tujuan negara Indonesia yang adil makmur sejahtera. “LDII siap bekerjasama dengan pemerintah, saling tolong-menolong dan berkontribusi positif dengan berperan aktif dalam membangun kerukunan antar umat beragama dengan ormas dan warga masyarakat manapun dalam konteks membangun bangsa,” tambahnya.

Lurah Purwomartani H. Semiono memberikan apresiasi pada LDII karena mampu merajut silaturrahim dari beberapa unsur baik inter maupun antar agama dengan saling menghormati dan bertoleransi untuk keutuhan NKRI. “Pada dasarnya suatu kelembagaan ormas keagamaan seharusnya lebih baik dan lebih toleran dari pada ormas di luar keagamaan,” ujar Semiono.

Di dalam paparannya, Semiono juga menjelaskan tentang jogja darurat sampah yang mana TPS Piyungan sudah tidak lagi mampu menampung banyaknya sampah. Kalurahan Purwomartani juga sudah membuat TPS di beberapa tempat yaitu Sorogenen, Bayen dan Kadirojo namun tetap tidak bisa menampung banyaknya sampah dari masyarakat.

LDII Kalasan
Panewu Kapanewon Kalasan Joko Susilo, SP., MSi sedang memberikan sambutan pada seluruh tamu undangan dalam acara Silaturrahim Syawal 1445 Hijriah di Masjid Al-Fatah Kadirojo 2.

Sementara itu, Panewu Kapanewon Kalasan Joko Susilo, SP., M.Si. dalam sambutannya memberikan ucapan selamat Idul Fitri kepada semua tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih pada LDII karena hari ini adalah salah satu wujud nyata di dalam merajut, menguatkan tali persaudaraan, kerukunan di antara kita bersama,” kata Joko.

Selain itu Joko juga menanggapi paparan Lurah Purwomartani Semiono tentang jogja darurat sampah. “Jurus yang paling ampuh dalam mengelola sampah adalah kita harus menanamkan tanggung jawab mulai dari rumah tangga untuk mengelola sampah karena asal muasal sampah itu dari rumah tangga. Jadi mari kita bangun pertanggungjawaban mengelola sampah mulai dari rumah tangga,” tambahnya.

Menghadapi masalah tersebut, LDII melalui program Kyai Peduli Sampah telah menggerakkan “Jugangan Ing Omah” yang sudah dilaksanakan sejak Agustus 2023. Program tersebut merupakan wujud nyata komitmen LDII dalam menanggulangi darurat sampah. Dengan program ini LDII berharap Jogja menjadi lebih bersih dan lestari.

Acara ditutup dengan pesan penutup dari Kepala KUA Kapanewon Kalasan Khamim, S.Ag. sebelum berjabat tangan dan ramah tamah dilanjutkan makan bersama. “Halalbihalal dilaksanakan oleh orang Islam setelah melaksanakan ibadah di bulan Ramadan. Saat halalbihalal supaya mendoakan yang baik-baik, bertutur kata yang baik dan tidak saling menyakiti satu sama lain. Dengan berjabat tangan saling memaafkan dosa-dosanya insyaallah bisa rontok semua,” tutur Khamim.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *