Jogjakeren.com – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Perempuan Budi Pekerti Luhur (KSPPS-P Bupelur) Sleman menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2021, Minggu (20/3/2022). RAT dihadiri pengurus, pengelola, dewan pengawas syariah (DPS), dewan pengawas manajemen (DPM), dewan penasihat (Wanhat), perwakilan anggota biasa, anggota luar biasa dan calon anggota.
Ketua Koperasi Bupelur Dra. Harti Buryaningsih, S.E., M.Sc., mengatakan, RAT merupakan pemaparan pertanggungjawaban kinerja selama satu tahun buku, “RAT adalah keharusan untuk koperasi yang sehat,” ungkapnya.
Ditanya progres kegiatan koperasi tahun 2021, Harti mengatakan KSPPS-P Bupelur sehat dan berkinerja baik. Hasil ini diperkuat Nuha, perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman yang turut hadir dan mengapresiasi KSPPS-P Bupelur sebagai koperasi grade A dari 420 koperasi se-Kabupaten Sleman dengan nilai 87.

Harti menyebut, hanya 12 koperasi yang dinyatakan sehat termasuk KSPPS-P Bupelur. “Alhamdulillah KSPPS-P Bupelur menerima penghargaan langsung dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman R. Haris Martapa pada bulan Desember 2021,” terangnya.
Untuk mengukur kinerja koperasi selama periode satu tahun buku, koperasi perlu melewati proses penilaian kesehatan koperasi. Kinerja yang diukur meliputi 7 aspek yaitu permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan serta jati diri koperasi. Untuk koperasi syariah ditambah satu aspek yaitu kepatuhan terhadap prinsip syariah.
Harti menambahkan, melalui RAT pengurus bisa memberikan edukasi dan saling membangun sinergi antar pengurus, pengelola, DPS, DPW, wanhat, anggota biasa, anggota luar biasa dan calon anggota. “Dalam RAT kami terbuka untuk menerima masukan, saran, pencerahan dan perbaikan untuk kemajuan koperasi,” katanya.
Dalam agenda RAT, dilaporkan pula program yang telah tercapai dan tidak tercapai selama satu tahun lalu dan dipaparkan program kerja selama satu tahun ke depan. “Sisa hasil usaha (SHU) juga kami bagikan kepada anggota yang besarannya proporsional,” tutupnya.
Terpisah, Sekretaris KSPPS-P Bupelur Fitri Anomsari, S.Sos., M.Ab. turut mengapresiasi keberhasilan KSPPS-P Bupelur sebagai koperasi perempuan syariah yang mendapat predikat grade A dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. “Keberadaan koperasi yang dikelola secara syariah, bebas dari riba dan dijaga kehalalannya ini luar biasa dan ini menunjukkan bahwa perempuan pun berdaya untuk mengelola koperasi,” katanya.
Fitri yang juga Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPW LDII DIY berharap ke depannya KSPPS-P Bupelur bisa bekerja sama dengan Biro PPKK untuk mensupport dalam meningkatkan perekonomian keluarga, sehingga kesejahteraan keluarga juga meningkat.
Terbilang muda, KSPPS-P Bupelur yang berdiri sejak 2016 kini memiliki 225 anggota. KSPPS-P Bupelur terus berkomitmen untuk menyelamatkan anggotanya dari ekonomi ribawi dengan mewujudkan perekonomian berprinsip syariah.





