Kulon Progo, jogjakeren.com – Indonesia diramalkan akan mengalami masa keemasan dalam bidang perekonomian pada tahun 2030. Perekonomian Indonesia digadang-gadang akan menjadi kekuatan nomor 1 dunia pada tahun 2030 diikuti China, India, Amerika Serikat dan Uni Eropa. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) disebut sebagai sektor pendukung utama untuk mewujudkan hal tersebut. Hal ini juga bisa dipahami dimana saat masa Covid-19, UMKM membantu memulihkan perekonomian Indonesia.
Sejalan dengan program LDII untuk bangsa dalam bidang ekonomi, maka pada Minggu (10/9/2023) lalu PC LDII Pengasih membuat program kemandirian bagi para remaja putri dalam mengembangkan dan menuangkan ide, gagasan serta kreativitas mereka yang dapat membantu membangkitkan perekonomian Indonesia di bidang UMKM. Kegiatan kemandirian ini bertajuk ‘Remaket: pembuatan buket jajanan’ setelah di bulan Mei lalu Pengurus PC LDII Pengasih telah berhasil mengadakan kegiatan kemandirian untuk remaja putri dalam memproduksi snack-snack selama bulan Ramadhan.
Kegiatan kemandirian bertajuk “Remaket” ini berisi kegiatan pembuatan buket, dimana buket menjadi suatu fenomena barang yang digandrungi oleh kawula muda, baik saat kelulusan sekolah atau wisuda, ulang tahun, ataupun sekadar memberikan sebuah hadiah kenang-kenangan untuk teman-temannya. Melihat demand dan marketnya, Pengurus PC LDII Pengasih mengajak remaja putri untuk bisa mengolah dan memproduksi swakaryanya berupa buket jajanan.
“Memang semester ini kami sengaja mengajak kepada para remaja putri untuk bisa membuat sebuah produk berupa buket jajanan,” urai Nur Yahya selaku ketua pelaksana kegiatan.
Menurut Nur Yahya, alasan kegiatan kemandirian semester ini mengambil sebuah usaha pembuatan buket karena melihat dari peminatnya yang cukup banyak, modalnya tidak terlalu besar, dimana ini sangat cocok untuk usaha para kawula muda, dan di daerah Kulon Progo terutama di Pengasih, masih belum banyak yang melakukan usaha pembuatan buket. Hal itulah yang mendasari tema kemandirian semester ini bertajuk ‘Remaket: pembuatan buket jajanan’.
Acara dibuka dengan nasehat agama mengenai kemampuan perempuan yang perlu diasah sekreatif mungkin dan pondasi keimanan yang kokoh sebagai bekal dalam membuat usaha dan membina rumah tangga kedepannya. Kegiatan yang dipandu oleh Harmiyati, S.Pd. ini berjalan dengan baik dan lancar, bahkan para peserta terlihat antusias dalam mempelajari pembuatan bucket ini.
“Kegiatannya menarik dan menyenangkan, bikin kreasi yang bisa untuk nambah ilmu, bisa juga jadi ide buat cari cuan, acaranya seru,” tutur Desti, salah satu peserta kegiatan Remaket.
Kegiatan kemandirian ini merupakan ejawantah dari sikap pengurus PC LDII Pengasih yang turut andil untuk meningkatkan perekonomian Indonesia melalui usaha-usaha UMKM. Selain itu kegiatan ini juga dibuat sebagai pembinaan kepada remaja putri agar bisa lebih mandiri secara finansial. Harapannya, remaja putri PC LDII Pengasih tidak lagi bergantung kepada orangtuanya, bahkan bisa menjadikan keterampilan ini sebagai sumber penghasilan mereka.






keren, lancar barokah