Sambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Komunitas Lingkungan Rawat Ekosistem Sungai Winongo

HUT ke-270 Kota Yogyakarta
Sejumlah komunitas lingkungan menggelar aksi pelestarian ekosistem di tepi Sungai Winongo, Kampung Suryowijayan, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026), dalam rangka menyambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta.
HUT ke-270 Kota Yogyakarta
Sejumlah komunitas lingkungan menggelar aksi pelestarian ekosistem di tepi Sungai Winongo, Kampung Suryowijayan, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026), dalam rangka menyambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Yogyakarta, Jogjakeren.com – Sejumlah komunitas lingkungan menggelar aksi pelestarian ekosistem Sungai Winongo di Kampung Suryowijayan, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini mengajak masyarakat menjaga ruang sungai melalui pelestarian pohon, keanekaragaman hayati, dan pemanfaatan potensi alam secara berkelanjutan.

Aksi yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB di tepi Sungai Winongo, RW 06, tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pemanjatan pohon (tree climbing), panen bunga kenanga, pengolahan produk turunannya, pembibitan, hingga pengenalan ikan sungai.

Kegiatan ini melibatkan Majelis Lingkungan Hidup dan Kesehatan (MLHK) PRM Muhammadiyah Suryowijayan, Mapala UPN Veteran Yogyakarta, Volunteer Greenpeace Base Jogja, The Trekker, Eigerian Jogja, Astaguna Atsiri, Jogja Adventure Kids (JAK), Sispala Grama Surya, dan relawan Masjid Al Azhar Suryowijayan.

Read More

Salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut adalah keberadaan tiga pohon kenanga yang tumbuh besar di tepi Sungai Winongo. Pohon yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun itu memberikan aroma alami hingga ke Masjid Al Azhar Suryowijayan yang berjarak sekitar 200 meter.

Keberadaan pohon kenanga juga memiliki nilai budaya. Menanam pohon beraroma wangi di sekitar masjid merupakan salah satu tradisi Jawa yang jejaknya masih ditemukan di sejumlah masjid peninggalan Mataram Islam.

HUT ke-270 Kota Yogyakarta
Peserta melakukan pemanjatan pohon (tree climbing) dalam aksi pelestarian lingkungan di tepi Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026).

Selain memanen bunga kenanga, peserta melakukan larung biji, pembibitan, pelepasan burung dan serangga, serta belajar mengenal ikan yang hidup di sungai. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Pohon memiliki beragam manfaat bagi lingkungan, antara lain sebagai peneduh, pengikat tanah, dan penjaga ketersediaan air. Karena itu, keberadaan pohon di kawasan sungai perlu dijaga agar tetap memberikan ruang hidup bagi berbagai makhluk.

“Memberi ruang hidup pada semua makhluk adalah keadilan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pesan itu menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya berorientasi pada kepentingan manusia, tetapi juga keberlangsungan hidup makhluk lainnya.

Dalam perspektif keagamaan, menanam pohon juga dipandang sebagai amal yang bernilai jariyah. Upaya merawat pohon, menyiramnya, menjaga tanah tempatnya tumbuh, hingga membuat kebijakan yang melindungi kelestarian lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.

Secara historis, Sungai Winongo dan Sungai Code memiliki peran penting dalam bentang wilayah Mataram. Sungai Winongo berada di sisi barat, sedangkan Sungai Code di sisi timur. Dalam perkembangannya, Sungai Winongo juga memiliki keterkaitan dengan saluran air menuju kompleks Taman Sari yang dikenal dengan lanskap taman dan vegetasinya.

Melalui kegiatan ini, para pegiat lingkungan mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-270 Kota Yogyakarta sebagai pengingat untuk merawat sungai, mempertahankan ruang hijau, dan menjaga harmoni antara manusia dan alam.

“Jogja itu terbuat dari hutan, sungai, dan doa-doa,” menjadi pesan yang mengiringi peringatan tersebut, sekaligus harapan agar seluruh makhluk yang hidup di Kota Yogyakarta dapat menikmati lingkungan yang lestari dan sejahtera.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *