Sleman, jogjakeren.com – TPA Awwaluddin Garongan, menjadi juara umum Festival Anak Sholeh (FAS) tahun 2023. Pengumuman pemenang digelar pada acara puncak FAS, Minggu (22/10/2023) di Jakagarong, Garongan, Wonokerto, Turi, Sleman.
Turut hadir dalam acara puncak FAS 2023, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Turi, Lanang Tanu Prihantoro, S.Si., M.E., KUA Turi yang diwakili Kadarisno, Kapolsek Turi AKP Arif Subakdo, Danramil Turi Kapten Arm Wahyu Kuncoro, Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo Budi, S.E., Kepala Dusun Kembang, Kepala Dusun Pojok, Dewan Penasihat PC LDII Turi dan beberapa tokoh masyarakat.
Kadarisno selaku Staff Administrasi Hukum KUA Kapanewon Turi menyampaikan apresiasi atas suksesnya FAS 2023. “Kegiatan ini harus dilestarikan untuk mencetak generasi kita, generasi yang taqwa, sholih, dan sholihah yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Festival anak sholeh ini akan menentukan generasi untuk beberapa tahun yang akan datang,” tuturnya.
Sahlan selaku Ketua Takmir Masjid Awwaluddin menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan membina. “Alhamdulillah, sangat bersyukur bahwa generus TPA Awwaluddin menjadi juara umum di FAS 2023. Ini semua tentu tidak lepas karena dukungan dari pembina, pengajar, dan para orangtua,” ujarnya.
Sementara itu, Alfi Dias selaku Pembina TPA Awwaluddin Garongan juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Terlebih untuk TPA Awwaluddin Garongan dapat membawa kembali Piala Juara Umum yang pada tahun 2019 dulu juga pernah dimenangkan.
“Alhamdulillah, pada FAS tahun ini generus kami memenangkan 4 cabang lomba di antaranya: CCA juara 2, adzan juara 1, menulis Arab juara 1 dan 3, serta mewarnai juara 2,” jelas Dias.
Ini semua merupakan pencapaian generus yang tidak lepas dari semangat dan antusias anak-anak yang tinggi serta bimbingan dan dorongan partisipasi dari pengajar (mubaligh/mubalighot) dan orangtua. “Kerja sama antar semua pihak ini alhamdulillah membuahkan hasil yang baik,” katanya.
Dias berharap generusnya bisa menjadi anak yang sholeh-sholehah, anak yang cerdas dan beruntung serta bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi lingkungannya. “Selain itu, kami juga berharap agar TPA lain ikut terbakar semangatnya sehingga menjadi motivasi untuk FAS selanjutnya,” tutup Dias.





