Jogjakeren – Tanaman hias mempunyai nilai estetika karena dapat mempercantik penampilan rumah, baik diletakkan di dalam maupun di luar ruangan, serta memberikan daya tarik tersendiri bagi orang yang melihatnya.
Namun, tahukah Anda? Selain tampilannya yang cantik, beberapa tanaman hias juga berfungsi menjernihkan udara dari bahan kimia beracun.
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa udara kotor tidak hanya terdapat di luar rumah saja. Akan tetapi, udara di dalam rumah justru bisa lebih kotor dibandingkan di luar rumah.
Menurut Badan Perlindungan Lingkungan di Amerika Serikat atau EPA (US Environmental Protection Agency) polusi udara di dalam rumah 2-5 kali lebih besar daripada udara di luar rumah.
Hal ini karena terdapat beberapa kandungan zat yang terdapat di dalam rumah seperti xylene (dalam cat, cat kuku, perekat, dan pernis), benzena (kapur barus, gas yang dilepaskan dari karpet, lem), trikloroetilen (pembersih, perekat), dan formaldehida (asap rokok, lem, pestisida, detergen, plastik, penyegar ruangan, kompor gas yang menyala).
Zat-zat tersebut apabila dibiarkan terus-menerus akan mengendap di dalam ruangan sehingga dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti asma, alergi, paru-paru, hingga kanker.
Oleh karena itu, dibutuhkan tanaman yang dapat menyerap udara kotor dari bahan kimia berbahaya tersebut.
Berikut ini 6 tanaman hias yang dapat menjernihkan udara dari bahan kimia beracun:
1. Lidah Buaya
Lidah buaya merupakan tanaman yang mudah ditanam serta tidak mudah mati apabila tidak disiram berhari-hari.
Selain terkenal karena manfaatnya untuk kecantikan, lidah buaya juga ampuh menyerap polusi udara. Keberadaannya membantu menyerap zat berbahaya seperti benzena dan formaldehida.
Menurut penelitian, satu pot lidah buaya hampir setara dengan sembilan pembersih udara biologis. Lidah buaya dapat mendeteksi kadar polusi dalam ruangan. Apabila kadar polusi terlalu tinggi, lidah buaya akan memberi tanda dengan memunculkan bintik-bintik hitam pada permukaan tubuhnya.
2. Peace Lily
Tanaman peace lily tak hanya menonjolkan sisi cantik dengan tampilan bunganya, tetapi juga bermanfaat sebagai penyaring racun, seperti karbon monoksida, benzena dan formaldehida.
Dengan kemampuannya menyerap racun, membuat udara menjadi segar sehingga tanaman ini baik ditempatkan di dalam kamar untuk meningkatkan kualitas tidur.
Tanaman ini juga mampu menyerap spora jamur di udara. Maka, Anda dapat meletakkannya pada tempat-tempat lembab seperti di kamar mandi dan wastafel.
3. Lidah Mertua
Snake plant atau di Indonesia lebih dikenal dengan lidah mertua ini pastinya sudah sering kita jumpai. Namun, mungkin belum banyak yang tahu akan manfaat dari tanaman ini.
Tanaman ini mampu memberikan kualitas udara yang lebih baik karena mempunyai kemampuan mengubah CO2 menjadi oksigen dengan baik di malam hari. Bahkan, dari 5-6 lembar daun lidah mertua dewasa dapat membersihkan udara di ruangan sampai ukuran 100 meter kubik.
Tanaman lidah mertua efektif dalam menyerap debu, polusi, serta racun-racun seperti benzena, xylene, trikloroetilen, dan formaldehida.
4. Sirih Gading
Memiliki batang yang menjuntai dengan daun berbentuk hati dan kombinasi warna hijau dan kuning pada daunnya.
Sirih gading bisa ditanam di pot atau pot gantung. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan khusus.
Sirih gading yang ditempatkan di dalam ruangan dapat menyerap racun berbahaya seperti formaldehida dan karbon monoksida di ruangan.
Selain itu, sirih gading juga ampuh dalam mengubah karbon monoksida menjadi oksigen. Tanaman ini memberikan pasokan oksigen di area sekelilingnya.
5. Sri Rejeki
Tanaman penjernih udara berikutnya yaitu sri rejeki atau aglaonema. Keberadaannya dapat membersihkan benzena dan formaldehide yang ada pada udara sekitar ruangan.
Tak hanya dapat membersihkan udara, tanaman ini pun memiliki tampilan cantik yang cocok dijadikan dekorasi dalam ruangan. Beragam warna daunnya yang cantik menjadi daya pikat bagi orang yang memandangnya.
Sri rejeki mampu bertahan dalam kondisi cuaca ekstrim. Tanaman ini mampu bertahan baik dalam kondisi panas maupun dingin.
6. Spider plant
Spider plant atau tanaman laba-laba juga menjadi salah satu tanaman penjernih udara. Daunnya berwarna hijau panjang menjuntai dengan garis putih di bagian tengah.
Tanaman ini mudah tumbuh dan berkembangbiak, serta tidak memerlukan perawatan khusus. Spider plant mampu menyerap zat kimia berupa formaldehida, karbon monoksida, dan xylene sehingga kualitas udara dalam ruangan dapat meningkat.
Nah, ternyata dengan memelihara tanaman hias kita bisa mendapatkan manfaat ganda selain menyejukkan mata juga menjernihkan udara sekitar. Apakah Anda mulai tertarik memelihara tanaman hias?




