Jogjakeren.com – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (FE UST) mengadakan Kuliah Kunjungan Perusahaan (Accounting goes to company) ke PT. Nissin Biscuit Indonesia, Semarang, Rabu (7/9/2022). Kegiatan Kuliah Kunjungan Perusahaan (KKP) tersebut diikuti oleh 140 mahasiswa semester 5 dan dosen yang ditugaskan untuk mendampingi dalam kegiatan tersebut.
KKP merupakan kegiatan mengunjungi perusahaan yang menjadi contoh kegiatan atau gambaran pekerjaan. Hal ini selaras dengan tujuan Prodi Akuntansi FE UST untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa agar siap terjun di dunia kerja serta mendapat gambaran tentang apa yang dilakukan dengan mengimplementasikan Ajaran Tamansiswa.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus tetapi juga terjun ke lapangan, acara KKP ini bertujuan untuk mendekatkan mahasiswa ke dunia industri agar mahasiswa bisa melihat langsung proses produksi, penentuan cost produk terjual, pengolahan limbah yang ramah lingkungan, dan lainnya,” kata pembimbing lapangan Dr. Suyanto, S.Ak., M.Si.
Dr. Suyanto menambahkan, salah satu ajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah Tri-N (Niteni, Nirokke, dan Nambahake). Tri-N merupakan ajaran yang digunakan untuk menumbuhkan kreativitas mahasiswa agar dapat menemukan hal baru sejak dini.

Niteni adalah proses kognitif atau pikiran manusia yang menunjuk pada kemampuan secara cermat mengenali, dan menangkap makna (sifat, ciri, prosedur, kebenaran) dari suatu objek yang diamati, dengan cara memperhatikan, membandingkan, mengamati secara saksama, jeli dan mendalam serta melibatkan seluruh indra.
Nirokke berarti menirukan apa yang telah dipahami, atau tindak lanjut dari proses niteni dengan melibatkan seluruh pribadinya. Nirokke adalah aktivitas menirukan dari apa yang dilihat, didengar, dirasakan dalam bentuk contoh atau teladan yang baik.
Nambahi (Novelty) merupakan sebuah titik akhir, bukan sekadar aktivitas meniru tetapi sudah ada unsur penambahan, suatu aktivitas melengkapi, menyempurnakan sesuai keinginan individu dengan mengolah, mengubah, memodifikasi, menginovasi, memperbaiki, menambah, mengurangi, dan proses berpikir kreatif.
Implementasi Tri-N yang pertama yaitu Niteni, mahasiswa Prodi Akuntansi FE UST melakukan studi lapangan di Pabrik PT. Nissin untuk mengamati proses produksi mulai dari bahan yang digunakan, alat dan mesin serta teknologi yang digunakan, proses persiapan bahan baku, proses pengolahan bahan baku, proses metadetektor, dan proses pengemasan.
Pada pengimplementasian Tri-N yang ke dua yaitu Nirokke, mahasiswa dapat meniru mulai dari bagaimana cara menentukan tanggal expired (tanggal kadaluarsa) suatu produk, bagaimana cara mengolah limbah perusahaan agar tidak mencemari lingkungan, dan cara mengatasi masalah yang timbul di lingkungan perusahan baik dari internal maupun eksternal.
Implementasi Tri-N yang terakhir yaitu Nambahi, melalui kegiatan KKP ini mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan dalam bidang industri manufaktur, serta memberikan manfaat ketika mahasiswa akan mendirikan usaha yang sejenis, serta mampu nambahi atau berinovasi sehingga mendapatkan hal yang baru ketika akan berwirausah atau mendirikan usaha sendiri.





