Bakesbangpol Gunungkidul Gandeng LDII Beri Pendidikan Politik kepada Masyarakat

LDII Gunungkidul
Bakesbangpol Kabupaten Gunungkidul memberikan pendidikan politik kepada warga LDII, kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Gunungkidul.

Jogjakeren.com – Dalam rangka menjalin komunikasi dengan ormas, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Gunungkidul melakukan silaturahim dengan DPD LDII Gunungkidul. Silaturahim dikemas dengan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat yang dipusatkan di kompleks Masjid Abada, Kepek, Saptosari, Gunungkidul, Rabu (20/7/2022).

Mengusung tema “Peran Ormas untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Menyongsong Pemilu 2024”, Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul Wahono Budi Rustanto mengapresiasi Bakesbangpol Gunungkidul yang telah melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi warga LDII.

Read More

“Kami sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Bakesbangpol Gunungkidul, kesekian kalinya memberikan ruang mendekatkan pemimpin kepada rakyat, ini merupakan hal yang sangat luar biasa bagi kami,” katanya.

Mendekatkan pemimpin kepada masyarakat menurutnya merupakan bentuk komunikasi yang sangat baik kepada masyarakat. Semakin jarang komunikasi, jarak sosial itu semakin jauh, sedangkan semakin intens komunikasi, jarak sosial semakin dekat.

“Kalau jarak sosial semakin dekat ini akan menimbulkan harmoni, sikap masyarakat satu dengan yang lain akan terpupuk dan tertanam hingga terjaga dengan baik, sebaliknya jika jarak sosial komunikasi terlalu jauh ini biasanya akan menimbulkan praduga-praduga yang kurang baik,” jelasnya.

Wahono juga menguraikan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa di antaranya wawasan kebangsaan, dakwah Islam, pendidikan umum, ekonomi syariah, pertanian dan lingkungan hidup, kesehatan dan pengobatan herbal, informasi dan teknologi, serta energi baru terbarukan.

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto dalam arahannya mengatakan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan sekaligus merupakan bentuk kontribusi masyarakat kepada bangsa. Dengan demikian peran serta masyarakat sangat diutamakan dan juga akan menjadi tolok ukur keberhasilan kepemimpinan di masa mendatang.

“Gunungkidul tidak mungkin bisa maju kalau hanya untuk memikirkan urusan kita sendiri dan golongan, kalau segala sesuatu tidak diserahkan kepada ahlinya tentunya hasilnya juga tidak akan sesuai harapan, maka salah satu pendidikan yang harus kita lakukan sejak dini termasuk pendidikan politik, ini merupakan hal penting bagi kita karena peran serta masyarakat sangat dibutuhkan,” urainya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Gunungkidul Johan Eko Sudarto juga mengapresiasi LDII. Kegiatan yang dilakukan untuk membangun komunikasi dengan mendekatan kepada ulama dan umaro’ ini langkah yang dilakukan untuk berkomunikasi dalam menjaga kerukunan bersama.

“Menjaga modal sosial kerukunan itu tidak hanya tugas pemerintah saja, tetapi menjadi tugas kita bersama juga merupakan kebutuhan bersama,” katanya.

Sedangkan pendidikan politik ini hanya merupakan suatu proses agar masyarakat tidak terjebak dengan adanya komunikasi yang tidak terbangun dengan baik. Dengan terbangunnya komunikasi dengan baik tentunya harapan-harapan ke depan juga terjaga dengan baik, “Hal ini tidak boleh berhenti sampai disini saja, maka dari itu melalui pendidikan politik masyarakat berharap terjaga pula komunikasi yang baik,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Bawaslu Gunungkidul Rosita, forkompimkap Saptosari dan tokoh masyarakat setempat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.