Berawal dari Hobi, Lahan Kering Hasilkan Tanaman Palawija

  • Whatsapp
Tanaman Palawija
Lahan kering milik Pairan yang berhasil ditanami tanaman kacang tanah.

jogjakeren.com – Sembung, Balecatur adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada sisi utara berupa daerah datar yang subur, sedangkan di sisi selatan berupa daerah perbukitan padas yang agak tandus. Di situlah tinggal Pairan, yang bekerja sebagai buruh asal Nglipar, Gunungkidul, mempunyai hobi bertani. Berawal dari hobinya itu, ia berhasil menghasilkan tanaman palawija jenis kacang tanah di lahan yang kering.

Bapak satu anak ini mengaku mempunyai hobi bertani. Bertani sudah ia lakukan semenjak menjadi transmigran di Pulau Kalimantan. Kala itu ia menanam padi, kacang, jagung dan tanaman palawija lainnya. “Bahkan dulu saya pernah menanam padi seluas dua hektar sendiri,” kenangnya.

Bacaan Lainnya

Berbekal ilmu dan pengalaman tersebut, ia salurkan hobinya dengan memanfaatkan lahan kosong di belakang rumah milik mertuanya. Lahan seluas 7.000 m2, ia manfaatkan 2.500 m2 untuk ditanami kacang tanah. “Saya memilih menanam kacang karena perawatannya mudah, dan bandel dengan penyakit,” ucapnya.

Awalnya, ketika menanam kacang tanah tidak satu kali jadi. Ia juga mengalami beberapa kali kegagalan. Namun, berkat keuletan dan ketelatenannya serta kreativitasnya dalam mencoba akhirnya ia berhasil memanen kacang tanah dua kali dalam satu tahun.

“Tanah kalau dibiarkan kosong, sayang. Tanah juga punya hak, haknya tanah ya harus dikelola. Dengan mempunyai tanaman kacang¬† tanah sendiri, bisa mengurangi biaya. Hasil panen bisa dikonsumsi sendiri, kalau ada lebih ya dijual. Kacang tanah bisa dipilih jadi bibit, bisa diawetkan atau dibuat camilan seperi rempeyek kacang. Jadi kalau ada orang jual kacang tanah, saya nggak kepingin, wong saya juga punya,” paparnya sambil tersenyum.

Tanaman palawija
Pairan, saat memanen kacang tanah di kebunnya.
Proses penanaman

Palawija jenis kacang tanah ini penanamannya berdasarkan musim. Ketika musim hujan tiba, maka mulai penanaman bibit. “Tanaman kacang bagus ditanam di dataran tinggi, bisa juga ditanam di dataran rendah, tapi harus dikeringkan terlebih dahulu,” ucapnya.

Pemberian pupuk juga menentukan keberhasilan tumbuhnya tanaman. Pupuk yang ia gunakan adalah pupuk organik jenis TSP dan pupuk grajen. Pupuk grajen adalah pupuk alami dari hasil gergaji kayu. “Yang tipis itu bagus, tinggal ditaburkan saja di tanaman. Pupuk ini membuat tanah gembur dan akar cepat masuk ke dalam tanah,” jelasnya yang juga bekerja sebagai buruh.

Tanaman kacang tidak perlu disiram setiap hari seperti sayuran, karena jenis tanaman palawija merupakan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.

“Masa panen kacang tanah 3-4 bulan setelah tanam kacang. Ketika panen, kacang tanah tidak meninggalkan akar-akaran. Setelah semua dipanen, lahan dibersihkan kemudian bisa ditanam lagi,” katanya.

Pairan yang aktif mengikuti pengajian di PAC LDII Balecatur pun berpesan kepada siapapun yang akan, sedang maupun sudah melakukan tetapi gagal supaya jangan putus asa. Di usianya yang menginjak 52 tahun, hobi, ketelatenan, dan tidak berhenti mencoba menjadi semangatnya hingga berhasil. “Jadi orang jangan sampai menganggurkan diri. Kalau belum berhasil, cari formulanya, cari yang cocok ditanami apa, sampai berhasil,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *