Bupati Ajak LDII Bersinergi Membangun Gunungkidul

  • Whatsapp
LDII Gunungkidul
Bupati Gunungkidul Purnawirawan Mayor Sunaryanta

Jogjakeren – Bupati Gunungkidul Purnawirawan Mayor Sunaryanta melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gunungkidul, Selasa (9/3/2021). Kunjungannya ini dalam rangka mengajak LDII untuk bersinergi membangun Gunungkidul lebih maju.

Kunjungan kerja diterima Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul H. Nurasid, S.H., dan segenap pengurus harian. Sementara Bupati didampingi oleh Asisten I Drs. Sigit Purwanto dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak warga LDII dan ormas-ormas lain di Gunungkidul bersinergi membangun Gunungkidul bersama. “Hal ini tidak bisa terlaksana dengan baik apabila kita tidak melibatkan komponen-komponen masyarakat yang ada. Dengan demikian, pembangunan yang kita harapkan akan terwujud dengan baik,” tuturnya.

Menurut Sunaryanta, ada tiga hal yang diprioritaskan dalam pembangunan untuk kemajuan bersama. Yakni pariwisata, investasi, dan ekonomi kerakyatan.

Tentang toleransi, Sunaryanta menginginkan ke depan solidaritas maupun soliditas terwujud yaitu antara umat muslim maupun umat nasrani. “Saya akan menyusun rencana satu per satu terlebih dahulu. Suatu ketika nanti kita akan mengundang semuanya untuk dipertemukan dan berdialog bersama,” urainya.

LDII Gunungkidul
Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul H. Nurasid, S.H.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul H. Nurasid, S.H., dalam sesi dialog menyampaikan beberapa hal yang tentunya untuk kemajuan bersama di bidang keagamaan. “Toleransi beragama saat ini sangat kondusif. Terbukti sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan ulama umaro’ FKUB dan MUI. Hal ini bisa dijadikan acuan kita untuk memberikan modal arah pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan, Nurasid berharap pengembangan wisata dan infrastruktur di sektor utara juga perlu mendapat perhatian. Di samping untuk menunjang pengembangan ekonomi kerakyatan tentunya hal ini juga tidak bisa lepas dari meninggalkan kearifan lokal.

Di samping itu, Pemerintah Gunungkidul diharapkan pula untuk bisa mempercepat titik arah tujuan wisatawan luar daerah melalui exit tol yang rencananya exit tol nanti berada di wilayah Prambanan. “Sehingga pemerintah daerah lebih cepat menangkap peluang itu untuk menarik wisatawan yang ingin berkunjung ke wilayah Gunungkidul,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *