Jogjakeren.com – Ketua Tim Perumus Dr. Dewi Kusuma Wardani, S.E., S.Psi., M.Sc., Ak., CA, CRM, BKP, ACPA ditemani Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta melakukan kegiatan Kuliah Kunjungan Perusahaan (KKP) bersama dosen pembimbing lain berjudul “Penerapan fatwa hidup Tamansiswa ‘Lawan Sastra Ngesti Mulya’ dalam kegiatan Campus Visit to Company ”, Rabu (7/9/2022). KKP dilaksanakan secara luring diikuti sebanyak 140 orang termasuk panitia.
Dalam kegiatan KKP, kelompok mengejawantahkan fatwa “Lawan Sastra Ngesti Mulya” yaitu dengan pengetahuan manusia menuju kemuliaan. lnilah yang dicita-citakan Ki Hadjar dengan Tamansiswanya, untuk kemuliaan nusa bangsa dan rakyat. Sastra herjendrayuningrat pangruwating dyu, ilmu yang luhur dan mulia menyelamatkan dunia serta melenyapkan kebiadaban.
“Mahasiswa harus diberikan kesempatan untuk belajar kepada siapa saja, bukan hanya kepada dosen, bukan hanya di kampus, bimbingan belajar di mana saja, tetapi juga bisa di masyarakat, bisa di industri dan di tempat-tempat lain. Tujuan dari adanya acara KKP ini adalah mengenalkan kondisi terkini dunia kerja kepada para mahasiswa,” kata pembimbing lapangan Dr. Dewi Kusuma Wardani.
Dalam kegiatan KKP yang telah dilaksanakan, kelompok mengejawantahkan fatwa “Lawan Sastra Ngesti Mulya” melalui prosedur kegiatan berupa kunjungan dan melihat proses produksi dari PT Nissin. Melalui kegiatan itu, kelompok memperoleh cukup banyak informasi mengenai proses produksi dari produk PT Nissin.
Informasi tersebut tentunya menjadi pilar pengetahuan atau ilmu yang urgent bagi mahasiswa dari kelompok maupun mahasiswa yang ikut berkunjung secara keseluruhan. “Ilmu tersebut menjadi urgent karena esensi dari produksi produk dipertontonkan secara transparan oleh pihak perusahaan demi meyakinkan mahasiswa akan kualitas atau mutu produksi dari setiap produk yang diproduksi oleh PT Nissin,” ujar Dewi.
Hal itu, lanjut Dewi, kemudian menjadi landasan yang kuat bagi mutu produk manakala mahasiswa menceritakan atau berbagi ilmu tersebut kepada khalayak luas atau masyarakat sebagai target pasar perusahaan.
“Dengan demikian, kedua pihak, baik mahasiswa maupun perusahaan sama-sama diuntungkan. Mahasiswa memperoleh ilmu yang bermanfaat mengenai proses produksi PT Nissin. Sebaliknya, PT Nissin dapat menjamin mutu produksi mereka ketika ilmu tersebut disebarluaskan oleh mahasiswa kepada masyarakat yang notabene menjadi target pasar perusahaan,” pungkas Dewi.





