Dosen UPN Adakan Pelatihan Keterampilan Kerajinan Tangan untuk Ibu-ibu TPQ Nurul Hikmah

TPQ Nurul Hikmah
Dosen UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan program pelatihan dan pengabdian kepada kelompok pengajian ibu-ibu TPQ Nurul Hikmah Gunung Anyar, Surabaya.

Jogjakeren.com – Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur wujudkan tridarma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Erwin Kusumastuti, S.Th.I., M.Pd. dosen Fakultas Teknik dan Gyska Indah Harya, S.P., M.Agr. dosen Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan program pelatihan dan pengabdian kepada kelompok pengajian ibu-ibu TPQ Nurul Hikmah Gunung Anyar, Surabaya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kerajinan tangan kepada ibu- ibu muda di TPQ Nurul Hikmah, yang mana mayoritas dari mereka tidak memiliki mata pencaharian.

“Dari awal, ibu-ibu TPQ Nurul Hikmah memang sudah ada keinginan untuk memiliki penghasilan pribadi. Jadi mereka berkeinginan memiliki pemasukan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga namun tetap bisa menjaga putra-putrinya di rumah,“ kata Erwin, Sabtu (29/7/2022).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diawali dengan survei yang dilakukan oleh tim dosen semenjak Mei 2022. Dari hasil diskusi dan wawancara terhadap mitra, maka didapatkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra untuk selanjutnya dicarikan solusi, di antaranya memberikan pelatihan keterampilan kerajinan tangan kepada kelompok pengajian ibu- ibu TPQ Nurul Hikmah Gunung Anyar Surabaya. Dan memberikan pelatihan pemasaran/marketing baik secara online maupun offline dengan cara dititipkan ke beberapa toko.

“Hingga saat ini masih dilakukan pemantauan oleh tim dosen untuk melihat seberapa jauh keberhasilan pelatihan kerajinan tangan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di perkumpulan ibu-ibu TPQ Nurul Hikmah Gunung Anyar,“ pungkasnya.

Dari hasil wawancara dan survei yang didapat bahwa dengan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga, khususnya ibu-ibu TPQ Nurul Hikmah di sini mereka dapat mengembangkan keterampilan kerajinan tangan tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan barang/ hasil kerajinan tangan yang dihasilkan telah beragam, mulai dari tempat pensil, tempat tisu, gantungan hp, boneka dan lain-lain.

Adapun mengenai hasil penjualannya bersifat fluktuatif, artinya menanjak tajam saat ada acara tertentu, misal untuk pemesanan souvenir. Namun sejauh ini pelatihan bisa dikatakan berhasil karena ibu-ibu bisa mendapatkan penghasilan sendiri meskipun hanya berdiam diri di rumah. Selanjutnya diharapkan ke depan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga secara proposional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *