Membuka Kejuaraan Pencak Silat Persinas ASAD, Ini Pesan IPSI Bantul

IPSI Bantul
Wakil Ketua IPSI Bantul Rahmatun, membuka kejurkab Persinas ASAD Kabupaten Bantul, Sabtu (26/11/2022).

Jogjakeren.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bantul membuka kejuaraan pencak silat yang digelar Pengurus Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD di Balai Desa Srihardono, Pundong, Bantul. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Sabtu dan Minggu, 26 dan 27 November 2022 yang diikuti atlet usia SD dan SMP seluruh kapanewon se-Kabupaten Bantul.

Peserta yang berlaga sebanyak 108 atlet yang berasal dari 14 kapanewon se-Kabupaten Bantul. Mereka memperebutkan piala Baja Cup #1 untuk masing-masing kategori. Kegiatan ini mengambil tema “Jaga Sportivitas, Setiap Juara Punya Caranya Masing-masing, Tapi Mereka Memilih Dua Jalan Yang Sama Yaitu Berusaha dan Berdoa”.

Read More

Hadir pada kesempatan ini, Wakil Ketua IPSI Kabupaten Bantul, Ketua Pembina Persinas ASAD Kabupaten Bantul, Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul, para pelatih kejuaraan dan tamu undangan lainnya.

Darto Winarso, S.Pt., Ketua Pengkab Persinas ASAD Kabupaten Bantul, menyampaikan bahwa tujuan acara ini untuk ajang latihan mental para atlet pemula, membina pencak silat di lingkungan perguruan Persinas ASAD Kabupaten Bantul, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa Indonesia dan membentuk budi pekerti luhur. Ketua Panitia, Bambang Margo Santosa, menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai sumbangsih bagi bangsa untuk pembentukan karakter atlet.

Dalam pidato sambutannya, sebelum membuka kejuaraan secara resmi, Drs. H. Rahmatun, M.Pd., Wakil Ketua IPSI Kabupaten Bantul menyampaikan pihaknya percaya bahwa selama bertanding, para atlet akan menjalani aspek pencak silat yang meliputi aspek olahraga, aspek bela diri dan aspek sopan santun. Rahmatun juga berharap agar Persinas ASAD bisa menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Bantul dalam even yang labih tinggi, baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Dihadapan peserta yang hadir, Rahmatun berpesan agar para atlet bisa membuat prestasi dengan rajin berlatih. “Prestasi perlu proses, tidak bisa instan. Teruslah berlatih,” pesannya, yang dilanjutkan dengan ucapan “Selamat bertanding, semoga terpilih atlet berprestasi dan tidak ada cidera”.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *