Jogjakeren.com – Sebagai makhluk sosial, tentu tidak lepas dari berinteraksi dengan orang lain. Akhlak dan perilaku yang dimiliki oleh seseorang sangat dipengaruhi oleh akhlak dan lingkungan di sekitarnya. Dalam agama Islam, memberikan panduan untuk selalu bergaul dengan orang-orang shalih agar akhlak dan perilaku orang-orang tersebut dapat mempengaruhi kita menjadi pribadi yang lebih baik.
Dengan memiliki teman bergaul orang yang shalih, maka kita akan mendapat teman yang selalu bisa memberi saran ataupun nasehat yang memberikan manfaat untuk kita. Jika kita melakukan kesalahan maka ada yang mengingatkan, atau paling tidak kita akan merasa malu untuk berbuat kejelakan karena berada di lingkungan orang yang shalih.
Ingat sabda Rasulullah SAW, “perumpamaan teman bergaul yang shalih dan teman bergaul yang jelek adalah sebagaimana penjual minyak wangi dan perapian pandai besi. Penjual minyak wangi (paling tidak) kamu akan mendapat bau wanginya. Dan sedangkan pandai besi akan membakar badanmu atau pakaianmu atau (paling tidak) akan kamu dapatkan bau sangitnya.” (HR Bukhori).
Seorang teman yang shalih akan mengajak untuk berakhlak mulia baik dalam perkataan, perbuatan, maupun sikap. Dia akan mengingkatkan kita dari hal-hal yang mebuat kita celaka dan senantiasa memotivasi untuk taat Allah dan Rasul, berbakti kepada kedua orang tua, bersabar, dan bersyukur. Dengan banyaknya bergaul dengan orang shalih, paling tidak sebagian waktu kita akan banyak disibukkan dengan hal-hal yang baik.
Teman yang shalih akan senantiasa menjaga dari kemasiatan, dan mengajak berlomba-lomba dalam kebaikan, serta meninggalkan kejelekan. Dia juga akan menjaga kita baik ketika sedang bersama maupun tidak, dia juga akan memberi manfaat dengan kecintaannya dan doanya kepada kita bahkan saat kita masih hidup maupun setelah kita tiada. Terkadang dalam kondisi tertentu pun, dia juga akan membantu menghilangkan kesusahan dan kesulitan yang kita hadapi.
Mengapa kita harus selektif dalam memilih teman bergaul? Karena di dunia ada golongan manusia yang terlihat baik kepada seseorang, tetapi justru semakin menjauhkan dan menyesatkan kita dari jalan kebenaran yang lurus.
Oleh karena itu, memiliki teman bergaul yang shalih adalah sangat penting. Bisa saja kita akan mendapat banyak teladan dan inspirasi melalui akhlaqul karimahnya, karena sebagian waktu kita akan berada di sisi teman pergaulan kita yang shalih.





