Jarang Diketahui, Apa Itu Diabetes Tipe 5? Dokter Jelaskan Penyebab dan Gejalanya

Diabetes
Ilustrasi Diabetes Tipe 5 (sumber gambar: freepik)

Jogjakeren.com – Pernahkah Anda mendengar istilah diabetes tipe 5? Istilah ini memang jarang digunakan dalam dunia medis dan bisa jadi membingungkan. Secara umum, dunia kedokteran hanya mengakui dua jenis diabetes utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Namun, beberapa tahun belakangan, klasifikasi lain muncul untuk mendeskripsikan kondisi diabetes yang tidak sepenuhnya masuk ke dalam dua kategori tersebut. Diabetes tipe 5 sering kali merujuk pada kondisi langka yang disebut diabetes monogenik, atau juga bisa menggambarkan kasus diabetes yang disebabkan oleh faktor eksternal tertentu.

Diabetes monogenik terjadi akibat mutasi pada satu gen tunggal. Ini berbeda dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang merupakan kondisi poligenik, artinya dipengaruhi oleh banyak gen dan faktor lingkungan. Salah satu jenis diabetes monogenik yang paling sering dibahas adalah MODY (Maturity Onset Diabetes of the Young). Gejala MODY mirip dengan diabetes tipe 2, yaitu resistensi insulin, tetapi sering kali menyerang individu di usia muda dan memiliki riwayat keluarga yang kuat. Penyebabnya langsung terkait dengan cacat genetik yang memengaruhi produksi atau fungsi insulin.

Read More

Para ahli endokrinologi juga menggunakan istilah diabetes tipe 5 untuk mengidentifikasi diabetes yang disebabkan oleh penyakit pankreas autoimun langka yang disebut Pankreatitis Autoimun. Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh menyerang pankreas, organ yang memproduksi insulin. Kerusakan pada sel-sel pankreas ini mengakibatkan produksi insulin terhenti, yang kemudian memicu lonjakan kadar gula darah. Kondisi ini memiliki gejala seperti nyeri perut, penurunan berat badan yang tidak disengaja, dan seringnya buang air kecil. Data dari The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menunjukkan kondisi ini jarang terjadi, namun diagnosis yang tepat sangat krusial.

Gejala diabetes tipe 5 atau diabetes monogenik bisa bervariasi. Pada kasus MODY, gejala awalnya bisa ringan, seperti rasa haus berlebihan dan sering buang air kecil. Namun, jika tidak terdiagnosis dan ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi komplikasi serius yang sama dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2. Sementara itu, pada kasus yang terkait Pankreatitis Autoimun, gejala utamanya adalah nyeri perut hebat yang berulang dan gejala klasik diabetes. Diagnosis biasanya memerlukan tes genetik untuk mengidentifikasi mutasi gen atau pemeriksaan spesifik pada pankreas. Pengobatannya bervariasi, tergantung pada jenis spesifiknya, mulai dari obat oral hingga terapi insulin.

Meskipun istilah “diabetes tipe 5” tidak masuk dalam klasifikasi resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemahaman tentang kondisi langka ini membantu dokter memberikan perawatan yang lebih akurat. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan dan memiliki riwayat keluarga diabetes yang tidak biasa, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *