Jogja Jambore Anak Sholeh 2022 Meriahkan Peringatan Hari Santri

santri
Santri binaan PC LDII Kalasan mengikuti seleksi untuk mengikuti Jogja Jambore Anak Sholeh (Jogjas) 2022

Jogjakeren.com – Jogja Jambore Anak Sholeh (Jogjas) 2022 akan kembali digelar pada November mendatang. Perhelatan yang rutin digelar sebelum pandemi oleh DPD LDII Sleman ini akan diikuti santri mulai usia PAUD hingga SMP.

Menjelang perhelatan tersebut, para santri binaan LDII di tingkat pimpinan cabang mulai menyeleksi santri terbaiknya untuk mengikuti jogjas. Sebagaimana yang dilakukan PC LDII Kalasan melalui Penggerak Pembina Generus (PPG) yang dilaksanakan di kompleks Masjid Al Fattah Pundung Rejo, Kadirojo 2 Purwomartani Kalasan, Minggu (3/10/2022). 

Kegiatan seleksi dibuka oleh Dewan Penasehat PC LDII Kalasan Joko Mulyono. “Ketika mengikuti seleksi supaya memberikan usaha yang terbaik, adapun kalah dan menang sudah ada qodarnya,” pesannya kepada para santri.

Bacaan Lainnya

Proses Seleksi

Seleksi dibagi dalam beberapa musabaqoh dan lomba lain, di antaranya Musabaqah Tartil  Quran, Musabaqoh Hifdzil Quran Musabaqoh Adzan, Tausiah, Cerdas Cermat Agama (CCA), Syarh, mewarnai dan ranking 1. Ketika seleksi dimulai panitia menempatkan para peserta ke tempat masing-masing sesuai dengan musabaqahnya.

santri
Salah satu santri yang mengikuti seleksi lomba mewarnai.

Para peserta dan para orang tua yang mengantarkan peserta lomba nampak antusias dalam mengikuti lomba dan menonton acara yang sedang berlangsung. Acara lomba antar musabaqoh berlangsung kurang lebih 2 jam. Saat musabaqoh sudah selesai, para peserta jenjang SMP diarahkan panitia untuk mengikuti lomba ranking 1 yang dilaksanakan di lantai 1. 

Bagi yang belum mengerti, mekanisme lomba ranking 1 ini adalah para peserta berkumpul di 1 tempat dengan membawa spidol dan diberikan beberapa kertas lembar kosong oleh panitia. Kemudian MC memberikan beberapa pertanyaan dan peserta menulis jawaban di kertas yang sudah disediakan dengan cepat, peserta yang menjawab salah maka dinyatakan gugur dan keluar dari arena, begitu terus hingga tersisa 1 peserta sebagai pemenang alias ranking 1. 

Poin yang menarik dari ranking 1 ini panitia tidak hanya memberikan pertanyaan mengenai agama, tetapi pertanyaan mengenai nasionalisme, contoh pertanyaan seperti lagu yang dinyanyikan pengibaran bendera Indonesia Sang Merah Putih, Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, dan lain sebagainya. Jadi para peserta diingatkan untuk mempunyai jiwa nasionalis disamping mempelajari agama. 

Acara terakhir adalah pengumuman lomba dari masing-masing musabaqoh. 

Peringatan Hari Santri

Peringatan Hari Santri 2022 tahun ini mengangkat tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’. Tema ini mencerminkan keberadaan santri yang dicatat dalam sejarah selalu ada dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak.

Untuk itu pentingnya menanamkan jiwa nasionalis sebagaimana yang dilakukan santri binaan PC LDII Kalasan, agar tidak lupa dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sebagai orang yang mempelajari ilmu agama, santri pun dituntut memahami bahwa agama tidak diturunkan untuk merendahkan martabat kemanusiaan. Santri senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *