Kembesda Pertama DIY, Ketua Pin Sakoda SPN Memilih Kabupaten Kulon Progo

Kembesda
Pengurus Sakoda SPN DIY bersama para tamu undangan yang hadir pada pembukaan Kembesda di Kabupaten Kulon Progo, Rabu (29/6/2022).

Jogjakeren.com – Satuan Komunitas Daerah Sekawan Persada Nusantara (Sakoda SPN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Kemah Besar Daerah (Kembesda) pertama di tahun 2022. Setelah kegiatan pramuka berhenti selama pandemi beberapa tahun, Sakoda SPN DIY melangsungkan kegiatan besar pertamanya di Kabupaten Kulon Progo. Rangkaian perkemahan ini digelar pada Rabu dan Kamis, 29 dan 30 Juni 2022 di kompleks gedung DPD LDII Kulon Progo.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Kak Suraji Widarta, S.Pd. selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwartir Daerah (Kwarda) DIY. Ia juga sekaligus menyampaikan amanat dari Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIY, Kak GKR Mangkubumi. Turut hadir pula sebagai tamu undangan Ketua Kwarcab Kulon Progo, Ketua Kwarran Wates, Kapolsek Wates, Lurah Giripeni, serta jajaran pejabat Sakoda SPN se-DIY.

Read More

Ditemui dalam wawancara terpisah, Ketua Pin Sakoda SPN Provinsi DIY, Kak Sarjita, LMT mengatakan, Kembesda akan menjadi kegiatan rutin tahunan dengan lokasi bergilir bagi Sako SPN DIY, “Hal ini agar kegiatan Sakoda bersinergi dengan Sako Nasional yang juga menggelar Kemah Besar Nasional (Kembesnas),” katanya.

Ia dan segenap panitia memilih Kulon Progo sebagai lokasi pertama diadakannya Kembesda bukan karena alasan khusus. Namun semata-mata untuk mengenalkan para perwakilan penggalang se-DIY pada daerah-daerah di Provinsi DIY.

“Kembesda ini akan menjadi ajang untuk menyeleksi penggalang yang akan dikirimkan ke Kembesnas pada Oktober mendatang,” imbuhnya. Selain itu, ia juga ingin melihat bagaimana dampak kegiatan pramuka di semua gugus depan terhadap keterampilan penggalang.

Masih terkait dengan keterampilan hidup mandiri dan bermasyarakat, Kak Sarjita juga menyampaikan bahwa semua pembelajaran yang dilakukan oleh Sako SPN di semua tingkatan mengacu pada Syarat Kecakapan Umum (SKU) pramuka pada umumnya. Begitu juga dalam hal memilih jenis perlombaan dan kegiatan kecakapan lainnya selama Kembesda.

Selain SKU pramuka, Sako SPN juga mengajarkan nilai 6 thobiat luhur kepada para penggalang. Keenam nilai ini adalah rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, dan kerja keras lagi hemat (mujhid muzhid). Sehingga para penggalang Sako SPN DIY tidak hanya cakap dan terampil hidup mandiri dan bermasyarakat, namun juga kuat secara karakter.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.