MDT AL UBAIDAH Adakan Pembelajaran di Alam Terbuka

MDT AL-UBAIDAH
Santri MDT AL-UBAIDAH melakukan pembelajaran di alam terbuka dengan tagline "Ngaji Iyo Dolan Iyo".

Sleman, jogjakeren.com – Di tengah era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, perlu adanya benteng yang kokoh untuk para generasi muda agar tidak terjebak dalam lingkungan yang negatif. Terutama bagi generasi menuju akil baligh yang sangat rentan pergaulan bebas dan pengaruh teknologi jika tidak dibentengi sejak dini. Karena pada usia tersebut anak-anak mulai berusaha untuk mencari dan mengenali dunianya, mencari jati diri dengan cara mencoba-coba.

Berbagai macam upaya dan metode harus disiapkan oleh orangtua agar mereka bisa terbina dalam lingkungan yang positif. MDT AL UBAIDAH selalu berupaya memberikan inovasi dalam mendidik dan mengarahkan para santrinya.

Dalam kesempatan kali ini, MDT AL UBAIDAH mengajak para santri yang mendekati usia akil baligh untuk belajar di alam terbuka dengan tujuan agar mereka bisa lebih rukun dan kompak serta memahami batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan oleh anak di usia akil baligh. Kegiatan ini diikuti oleh 11 santri dan didampingi oleh 4 orang guru.

Read More
MDT AL-UBAIDAH
Para santri MDT AL-UBAIDAH belajar di alam terbuka.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi pengaruh teknologi negatif yang bisa membawa generasi muda ke arah yang tidak baik,” ujar salah satu guru MDT AL UBAIDAH, Untung Dadi.

Ia menyebut, kedepannya pembinaan seperti ini akan rutin dilaksanakan sebagai langkah awal dalam membentengi para generasi yang telah mendekati usia akil baligh. “Semoga anak-anak kami selalu terjaga dari pengaruh negatif dan dijadikan anak-anak yang sholeh dan sholehah, aamiin,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *