Jogjakeren.com – Dengan slogan “Profesional Religius”, Penggerak Pembina Generus (PPG) Insan Mulia menggelar Srawung Si Raja (Silaturahmi Remaja Andalan) untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) secara online melalui media Zoom Meeting, Minggu (26/9/2021).
Mengingat kurangnya interaksi yang intensif selama pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama hampir 2 tahun, kegiatan ini mempertemukan pemuda LDII Sleman untuk mendiskusikan beberapa pokok permasalahan generasi muda milenial. Hasil diskusi akan dituangkan dalam bentuk program pembinaan generasi muda LDII.
“Saran dan masukan dari peserta FGD diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda LDII, khususnya usia pasca remaja,” tutur Ali Ashar selaku fasilitator FGD sekaligus tenaga pendidik.
Diskusi berlangsung selama 90 menit dengan 2 orang fasilitator dibantu seorang notulis dan diikuti 8 sampai 10 peserta melalui breakout room zoom. Dengan ini, FGD dipilih menjadi bentuk komunikasi yang digunakan dalam kegiatan ini karena dinilai efektif sebagai wadah aktualisasi diri dan menyerukan apa yang ada dalam benak pikiran.
Ketua PPG Insan Mulia H. Mohammad Sahli memberikan pesan untuk kalangan muda LDII Sleman, “Harapan saya, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala, agar silaturahmi tetap terjaga meski pandemi melanda, juga generasi muda LDII benar-benar bisa menjadi remaja andalan,” harapnya.





