Menilik Kisah Dibalik Terpilihnya Dua DMN SAKO SPN Asal Bantul

DMN
Dewan Muda Nasional (DMN) SAKO SPN asal Bantul Iva Amruna Salsabila (kiri) dan Rumman Azidana Sulcha Abidin Hasyi (kanan).

Jogjakeren – Kami berkecimpung dalam kegiatan Pramuka yang tergabung dalam Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) sejak bulan Mei 2017. Dimana saat itu kami mengikuti kegiatan Perkemahan Sambut Romadhon (Persarom) yang diadakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantul. “Saat itu kami memborong banyak piala,” ungkap keduanya Rumman Azidana Sulcha Abidin Hasyi dan Iva Amruna Salsabila. Lalu pada akhir tahun 2017, kami diminta menjadi panitia Temu Penegak dan Pandega Cabang (TPPC) Sakocab Bantul.

Pada tahun 2018, mengikuti Persarom lagi dan memborong lebih banyak piala. Di akhir tahun, kami mengikuti seleksi peserta Kemah Besar Nasional (Kembesnas) tingkat DIY dan lolos. “Sehingga perwakilan dari DIY terdiri dari 8 orang putra dan 8 orang putri,” kata Kak Icha sapaan akrab Rumman Azidana.

Satu tahun berikutnya, kami mengikuti Persarom lagi dan menang lagi. “Jadi setelah Kembesnas, kami sudah dicalonkan menjadi Dewan Muda Daerah (DMD),” ucapnya.

Read More

Masih di tahun 2019, kami mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk menjadi Pembina yang diselenggarakan Sakoda SPN DIY. Kemudian pada bulan November 2019 kami diminta untuk menjadi panitia dalam Silaturahim Pembina Nasional (Silbinas) di Dewa Ruci, Bantul.

Pada Februari 2020, kami terpilih menjadi DMD. Seharusnya dilakukan pelantikan, namun karena adanya pandemi Covid-19 maka pelantikan di undur. “Hingga terbit Surat Keputusan yang menyatakan bahwa kami ditunjuk menjadi Dewan Muda Nasional (DMN) dan dilantik secara daring,” ujarnya.

Kak Iva menambahkan, sebelum terpilih menjadi DMN, dari Sakoda SPN DIY mengajukan calon DMN ke Sakonas SPN. Selanjutnya mengikuti beberapa seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi DMN. Adapun syarat menjadi DMN adalah minimal Penegak Laksana.

Selanjutnya tugas kami sebagai DMN adalah menggerakkan pramuka di tingkat penegak dan pandega. Termasuk melancarkan program kerja yang ada di SAKO Tingkat Nasional.

“Dengan dilantik sebagai DMN maka ada amanah yang harus diemban di tingkat nasional. Selain itu juga merasa senang, karena bisa berkenalan dengan teman-teman dari Sabang sampai Merauke. Juga bisa menambah wawasan dan pengalaman organisasi,” terang Kak Iva. Kami juga mempunyai keinginan untuk mengenalkan lebih jauh tentang Sako SPN, karena masih banyak yang belum mengetahui.

Keaktifan dalam kegiatan Pramuka

Kak Iva sudah aktif mengikuti kegiatan kepramukaan sejak pelajar SMP dan saat itu menjadi Dewan Penggalang. “Melalui Pramuka, saya banyak mendapatkan pengalaman, terlebih apa yang saya dapatkan di Pramuka tidak saya dapatkan di bangku sekolah,” ungkapnya.

Stigma negatif bahwa pramuka menyeramkan saya nyatakan bahwa Pramuka itu tidak menyeramkan, tapi menyenangkan. “Makanya coba dulu, karena kalau belum dicoba belum pernah tau rasanya,” jelasnya. Kak Iva, yang aktif dalam kegiatan Pramuka didukung penuh oleh kedua orang tuanya. Bahkan jika ada keperluan, orang tua pun turut membantu. Saat ini Kak Iva tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2020.

Kak Icha pun mengatakan bahwa selama ini kegiatan di Pramuka tidak ada kendala. Selama bisa membagi waktu, maka softskill dan prestasi akademik pun bisa didapatkan. “Manfaat yang saya rasakan adalah Pramuka membentuk pribadi yang mandiri, sabar, tumbuh kekompakan dan rasa kekeluargaan. Awalnya nggak bisa masak, jadi bisa masak,” ungkapnya.

Kegiatan kepramukaan lebih banyak berhubungan dengan alam, seperti kemah di hutan, di goa, dan pengembaraan. Hal itu sejalan dengan kecintaan saya terhadap alam, dan saat ini saya tercatat sebagai mahasiswa jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 2020.

Sebagai seorang perempuan, saya aktif di Pramuka tidak menjadi halangan bagi orang tua. “Karena orang tua juga aktif di Pramuka, jadi orang tua mendukung,” pungkas putri dari Pin Sakocab Bantul Alex Rahmad Hasyi, S.I.P.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *