Jogjakeren.com – Menunggu waktu berbuka puasa sering dikenal dengan ngabuburit. Anak-anak di wilayah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalurahan Jambidan, Banguntapan, Bantul diberi bekal materi agama saat ngabuburit. Mengingat peserta yang berbeda-beda usianya, agar efektif dalam penyampaian materi, maka dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan tingkatan usia.
Adapun kelompoknya dibagi menjadi kelompok usia PAUD dan TK, kelompok usia SD dan kelompok usia SMP. Total peserta ngabuburit yang dilakukan di Musholla Nur Hidayah, Jambidan Lor, Jambidan, Banguntapan, Bantul setiap hari Senin, Kamis dan Sabtu selama bulan Ramadan ini sebanyak 50 anak.

Untuk kelompok usia PAUD dan TK sebanyak 24 anak diberi materi iqro, doa dan menulis huruf Arab oleh Altomi Putra Darmawan dan Krisni Aprilia. Kelompok usia SD sebanyak 20 anak diberi materi iqro, doa dan menulis huruf Arab lebih padat oleh Prinastiti Dwi Santika, Cipi Nurmala, Widi Pramudya Ramadani dan Asadulloh Aris Zulkarnain. Sedangkan kelompok usia SMP sebanyak 6 anak diberi materi tafsir Alquran oleh Asmarani.
Dona Sopia, S.Kom., Anggota Dewan Penasihat PAC LDII Jambidan memberi kesan bahwa acara ini bagus dan sangat bermanfaat. Selain untuk menambah ilmu agama juga untuk membentuk karakter pribadi anak-anak terutama untuk kebersamaan kerukunan dan kekompakan. “Sangat bagus sebagai ajang silaturahim dan saling kerja sama,” ungkapnya melalui pesan singkat. Dona juga berharap agar kedepannya tetap bisa mempertahankan acara yang sama, tambah semangat tambah rukun dan tambah kompak serta berusaha menjadi generasi yang unggul.
Asadulloh, salah satu dewan guru kelompok usia SD mengatakan bahwa acara seperti ini dapat menambah semangat anak-anak dalam menerima materi agama. “Mengetahui akan ada buka bersama, anak-anak antusias menerima materi agama selama ngabuburit, meski menahan lapar dan haus,” ungkapnya.





