Yayasan Alkarima Baitussalam Rutin Santuni Anak Yatim

Anak Yatim
Anak yatim di beberapa kecamatan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul menerima santunan dari Yayasan Alkarima Baitussalam Daengan, Kamis (21/4/2022)

Jogjakeren.com – Anak yatim adalah seseorang yang kehilangan ayah sebelum ia mencapai usia dewasa. Kata yatim berasal dari Bahasa Arab yang artinya kehilangan ayah karena meninggal. Anak yatim memiliki keistimewaan di mata Allah SWT. Untuk memuliakannya, Allah menyebut dalam firman-Nya di beragam ayat Alquran.

Salah satunya adalah Surat Al-baqarah ayat 220 yang berbunyi “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik”. Artinya, memperbaiki keadaan, menanggung kehidupannya, dan membantu jalannya menuju kehidupan lebih baik adalah pahala di sisi Allah SWT.

Dalam prakteknya, dicontohkan Yayasan Alkarima Baitussalam Daengan, Yogyakarta yang memberikan santunan kepada anak yatim dirangkaikan dengan buka bersama pada Kamis (21/4/2022). Sebanyak 21 anak yatim dan 14 ibu anak yatim berkumpul di Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitussalam.

Read More
Anak Yatim
Puluhan anak menerima santunan anak yatim dari Yayasan Alkarima Baitussalam, Daengan.

“Alhamdulillah setiap tahun kami bisa berkiprah memberikan santunan anak yatim di beberapa kecamatan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Memberikan santunan kepada anak yatim merupakan perintah agama sebagaimana perintah-perintah yang lain. Bapak mereka sebagai tulang punggung keluarga telah tiada sedangkan mereka masih membutuhkan peramutan maka sepantasnya kalau membantu mereka agar mereka bisa mendapatkan kasih sayang. Apalagi bagi mereka yang kurang mampu, sehingga bisa menjadi motivasi sebagaimana anak yang masih mempunyai kedua orang tua,” terang H. Suhardi salah satu pembina yayasan.

H. Suhardi menambahkan, walaupun bapak sudah tiada supaya tetap semangat dalam menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu formal dan berusaha menjagi generasi yang unggul yaitu generasi yang profesional dan religius. “Bagi ibunya jangan sampai putus asa, bisa sabar di dalam mendidik anak-anaknya, karena anak merupakan jariah yang tidak akan putus pahalanya kalau menjadi anak yang sholih dan sholihah,” imbuhnya.

Pada bulan Ramadan ini, para anak yatim diharapkan supaya bisa meningkatkan amal ibadahnya, banyak menuntut ilmu baik belajar membaca Alquran, menghafal nama-nama Allah yang baik (asmaulhusna) juga doa-doa yang lain.

Diketahui, PPPM Baitussalam adalah pondok pesantren di bawah naungan Yayasan Alkarima Baitussalam Daengan yang mengelola Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa juga berkiprah pada kegiatan-kegiatan sosial lainnya salah satunya memberikan santunan pada anak yatim. Para santri PPPM Baitussalam disamping mereka belajar ilmu agama juga bisa sekolah formal di sekitar pondok sehingga mereka ketika lulus dari pondok akan mendapatkan ijazah mubaligh dan ijazah dari mana mereka sekolah.

Selepas itu bisa meneruskan kuliah atau bisa menjadi guru-guru ngaji di berbagai majelis taklim, “Alhamdulillah PPPM Baitussalaam telah mencetak dan meluluskan mubaligh dan mubalighot yang bisa menyampaikan ilmu-ilmu agama Islam di beberapa daerah,” pungkas H. Suhardi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *