Posko Siaga Warga Hadir Jaga Ketentraman Jogja

  • Whatsapp
Posko Siaga Warga
Posko Siaga Warga "Jaga Jogja Damai" diresmikan Selasa (27/10/2020) (Foto: bernasnews.com)

Jogjakeren – Dalam rangka menjaga ketentraman Jogja, telah diresmikan Posko Janur Kuning (Posko Siaga Warga) di depan Hotel Mutiara Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (27/10/2020). Mengangkat tema “Posko Siaga Warga, Jaga Jogja Damai, Nyawiji Greget Sengguh Ora Mingkuh”, posko difungsikan sebagai tempat koordinasi berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condro Kirono (Putri kedua Sri Sultan Hamengku Buwono X), Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat (Suami dari GKR Maduretno, putri ketiga Sri Sultan Hamengku Buwono X), Widihasto Wasana Putra ( Ketua Sekber Keistimewaan DIY), Pancar Setiabudi Ilham Mukaromah (Wakil Ketua 1 Forum BEM DIY/Mahasiswa UII),  Jhon Telis, S.IP. (Warga/Mahasiswa Papua), Slamet Santoso (Ketum Pedagang Kaki Lima Kawasan Malioboro), Komunitas PKL Kawasan Malioboro dan Warga Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Posko Jaga Ketentraman Yogyakarta

KPH Purbodiningrat (Kanjeng Purbo) dalam sambutannya mengapresiasi kepada warga masyarakat Yogyakarta yang telah hadir dalam acara peresmian Posko Janur Kuning yaitu Posko Siaga Warga Jaga Jogja damai.

“Kita datang pagi hari ini menjaga Yogyakarta Hadiningrat, kita hadir di sini ngestoaken dawuh Ngarsodalem untuk menjaga ketentraman Yogyakarta. Kita harus mengikuti anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker dan seharusnya menghindari kerumunan tapi ya bagaimana kan Siaga Jaga Jogja. Hari ini secara simbolis saya akan membagikan masker untuk warga Yogyakarta,” ujarnya.

Dalam menjaga keamanan Yogyakarta, tambah Kanjeng Purbo, agar selalu koordinasi dengan pihak yang berwajib. “Jadi apabila ada orang yang melakukan demonstrasi dan anarkis dengan melempar batu kita foto, kita tangkap dan laporkan ke polisi, jangan dipukuli main hakim sendiri,” tegasnya.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan sehingga apa yang kita harapkan bisa terwujud yaitu menjaga Jogja damai. Perlu diketahui, tidak semua mahasiswa¬† sepakat dengan adanya aksi anarkis, di sini ada perwakilan dari Forum BEM DIY, jadi mereka ada yang tidak setuju dengan kegiatan demo anarkis di Yogyakarta.
Kita tidak sendiri, Yogyakarta masih NKRI, saya juga mengapresiasi kepada TNI/Polri dan Satpol PP yang pagi ini hadir,” pungkasnya.

Sementara itu, penyerahan masker dan janur kuning untuk Jogja Damai dan Sejahtera secara simbolis diserahkan Kanjeng Purbo kepada perwakilan Forum BEM DIY, Warga/Mahasiswa Papua, PKL kawasan Malioboro dan anggota posko siaga warga.

Pancar Setiabudi Ilham Mukaromah (Forum BEM DIY) juga menyerahkan bunga kepada anggota posko siaga warga sebagai simbol dukungan Forum BEM DIY (FBD) terhadap Posko Siaga Jaga Jogja Damai.

Giat tersebut berlangsung aman dan dilaksanakan secara seremonial yaitu dengan doa bersama, potong tumpeng, hiburan keroncong, flashmob dan pentas pengamen jalanan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *