Jogjakeren.com – Pramuka Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan kegiatan bersih sungai dan lingkungan hidup sebagai rangkaian program Young Sustainable Inisiative (YSI). Bertempat di Rintisan Kampung Pramuka Sangurejo, Minggu (13/11/2022).
YSI merupakan program yang didanai oleh universitas kepada mahasiswa sebagai wadah untuk inisiatif muda berkelanjutan yang dimulai dari menyusun rencana program hingga pelaksanaan program. Rangkaian YSI sudah berjalan mulai dari bulan Juli dan akan berakhir pelaksanaan program di bulan November akhir. Program YSI dilaksanakan dengan melibatkan satuan karya (SAKA) di Kabupaten Sleman.
Dalam kegiatan ini diikuti oleh anggota Saka Pariwisata, Saka Bayangkara, Sako Pramuka, Saka Wanabakti, Pramuka UMY, karangtaruna, dan pengelola desa wisata. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Kak Julio dari Saka Bayangkara. Ia mengimbau kepada peserta untuk saling menjaga keamanan dan keselamatan.

“Cuaca sudah gerimis dimohon nanti teman-teman tetap memperhatikan medan yang dilalui dan keselamatan. Jika cuaca dan volume air sungai tidak memungkinkan maka dengan segera semua peserta naik ke darat,” jelas Kak Julio.
Selanjutnya kegiatan dipandu pemuda-pemudi karangtaruna Desa Sangurejo. Peserta diajak berjalan ke sungai dan membersihkan area sungai. Pramuka UMY memilih titik lokasi sungai Desa Sangurejo karena dari sungai yang bersih bisa menjadi potensi untuk ikon dan kegiatan desa wisata.
Kegiatan bersih sungai tersebut melibatkan satuan karya dengan tujuan memberikan kesempatan setiap satuan karya untuk dapat menilai kondisi wilayah secara cepat tetapi lengkap. Karena masing-masing peserta memiliki pandangan berbeda terhadap setiap objek pengamatan.

Harapannya dengan kami melibatkan SAKA yang mana setiap SAKA sudah punya basic masing-masing. Saka Bayangkara bisa mengidentifikasi manajemen risiko. Sungai tersebut dapat diidentifikasi apakah aman atau tidak.
“Saka wanabakti bisa mengidentifikasi apa saja tanaman yang bisa ditanam di desa wisata ataupun di lingkungan sungai dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Intan selaku penyelenggara kegiatan Pramuka UMY.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi. Pramuka UMY selaku penyelenggara kegiatan mengatakan bahwa kegiatan terkendala karena cuaca yang kurang mendukung dan masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki kedepannya. Dari penyelenggara juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan para SAKA telah membantu program di Rintisan Kampung Pramuka Sangurejo. Dari SAKA juga menyampaikan siap selalu untuk membantu kegiatan jika dibutuhkan di kampung pramuka Sangurejo.





