Proklim Sangurejo Berpartisipasi Dalam FGD Penentuan Isu Prioritas Lingkungan Hidup

FGD Proklim
Focus Group Discussion (FGD) oleh PemKab Sleman, di Ruang Merbabu, Prima SR Hotel & Convention, Selasa (22/4).

Sleman, Jogjakeren.comProklim Sangurejo menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan dengan mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, bertempat di Ruang Merbabu, Prima SR Hotel & Convention, Selasa (22/4). FGD ini diselenggarakan sebagai bagian dari proses penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) tahun 2024.

Acara yang dihadiri sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, akademisi, LSM, hingga perwakilan dari seluruh kapanewon ini bertujuan merumuskan isu-isu lingkungan prioritas yang menjadi fokus pembangunan ke depan. Kehadiran Proklim Sangurejo dalam forum ini menjadi bukti nyata keterlibatan aktif komunitas lokal dalam menentukan arah kebijakan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Dra. Epiphana Kristiyani, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi lingkungan di Sleman dan menyusun langkah-langkah strategis berbasis isu prioritas yang teridentifikasi. Dengan penentuan yang lebih fokus, diharapkan program dan kebijakan pengelolaan lingkungan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Read More

Beberapa isu yang menjadi sorotan dalam FGD ini meliputi penurunan kualitas dan kuantitas air tanah, alih fungsi lahan, persoalan pengelolaan sampah, hingga meningkatnya risiko bencana alam. Untuk menetapkan prioritas, digunakan pendekatan ASRUKS (Aktual, Sensitif, Relevan, Urgen, Konsisten, dan Signifikan) yang melibatkan seluruh peserta melalui diskusi dan skoring.

William E. Aipipidely, MA (Direktur Eksekutif MCC dan Konsultan Manajemen Program Dana Indonesiana Kemendikbud RI) hadir sebagai narasumber yang membahas keterkaitan antara kondisi sosial, biodiversitas budaya, ekonomi sirkular, dan pengelolaan sampah. Selain itu, Elki Setiyo Hadi dari WALHI turut memperkaya diskusi dengan paparan mengenai tantangan lingkungan di Sleman.

Khoiru, mewakili Proklim Sangurejo, menyampaikan apresiasinya terhadap kesempatan yang diberikan oleh DLH Sleman.
Kami sangat berterima kasih kepada DLH Sleman karena Proklim Sangurejo diberi kesempatan untuk ikut menentukan isu prioritas lingkungan dalam FGD ini. Banyak sekali insight berharga yang kami dapatkan, dan ini akan kami bagikan kepada masyarakat Sangurejo agar gerakan lingkungan di tingkat dusun semakin kuat,” ungkapnya.

Partisipasi Proklim Sangurejo dalam FGD ini menjadi langkah awal yang penting untuk mempererat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sleman.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *