Jogjakeren.com – Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Fattah menerima penghargaan atas raihan juara Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kapanewon Kalasan 2021. Pemberian penghargaan diselenggarakan secara luring di studio utama Masjid Al Fattah Kalasan dan diikuti ratusan titik secara daring, Senin (13/9/2021).
Penghargaan diberikan oleh Pembina MDT Al Fattah binaan Kementerian Agama Kabupaten Sleman, KH. Dr. Ardito Bhinadi, SE., M.Si. kepada 16 santri yang menjuarai setiap cabang lomba.
Dalam arahannya, KH. Ardito meminta pembinaan generasi penerus (generus) supaya terus digalakkan agar menjadi putra putri yang alim dan faqih, berakhlak baik serta mandiri. Dengan rutin mengaji, generus bisa belajar agama dan beramal dengan benar, bahkan dapat berprestasi.

“Mudah-mudahan semakin bertambah putra putri kita yang berprestasi. Ini merupakan hasil pembinaan dan kerja sama yang baik dengan Bapak/Ibu sekalian. Kami mengucapkan syukur kepada para pengurus MDT, para orang tua dan semuanya,” kata KH. Ardito.
Untuk itu, dosen UPN Veteran Yogyakarta ini pun mengharapkan para hadirin agar hobi dan senang saat mengaji walau semasa pandemi. Saat sudah bersungguh-sungguh, usaha ini dibarengi dengan bertawakal kepada Allah. Hal ini mengingat pada waktu mengaji, kewajiban dan peramutan-peramutan lainnya turut diperhatikan dan senantiasa diingatkan oleh pengurus takmir masjid.
Kepada para hadirin, KH. Ardito juga mengingatkan bahwa sebagai umat Islam harus mempunyai plan untuk kehidupan akhirat dengan memperbanyak amal ibadah. Salah satu contohnya adalah memperbanyak shodaqoh untuk pembangunan masjid. “Amal ibadah ini akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir sekalipun manusia telah meninggal,” jelasnya.
Nampak hadir Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalasan, H. Suradiyanto yang turut menyosialisasikan informasi mengenai ID Masjid Nasional yang telah dilaunching oleh Kemenag Jakarta beberapa waktu lalu. “Mengurus izin ke Kemenag tidak sampai satu hari sudah jadi jika syarat-syaratnya terpenuhi, saat ini sudah ada empat masjid di Kapanewon Kalasan yang sudah terdaftar di Kemenag,” ungkapnya.





