Sleman, jogjakeren.com – MDT Baiturroyyan mengajak santri memanfaatkan limbah sampah kardus disulap menjadi hiasan dinding. Kegiatan dilaksanakan di Aula Baiturroyyan Sambirejo Condongcatur, Depok, Sleman, pada Kamis (5/10/2023).
Kegiatan yang diikuti oleh 30 santri MDT Baiturroyyan Sambirejo berjalan dengan semangat, senang dan ceria. Diawali dengan menggunting kardus menjadi persegi panjang lalu di kelupas sehingga terlihat bagaian dalam kardus yang cantik. Kemudian membuat bagian pot dengan menggunting kardus berbentuk pot yang selanjutnya dikelupas bagian luarnya.
Setelah itu membuat bagian daun dengan cara melipat kertas minyak coklat sampai membentuk suatu daun. Setelah itu susun semua bagian dengan dilem menggunakan lem elektrik hingga membentuk suatu hiasan yang cantik dan aesthetic.

Nur Hasanah selaku pemandu kegiatan mengatakan, “Tujuan diadakan acara yang bertema zero waste yaitu pemanfaatan sisa konsumsi anorganik berupa dus bekas dan kertas nasi, bertujuan melatih santri agar bisa memanfaatkan sampah anorganik sehingga menjadi suatu barang yang bermanfaat semisal hiasan dinding. Kemudian melatih keterampilan, ketekunan, kesabaran, kreativitas, keuletan, kerukunan, kekompakan serta kerjasama yang baik dengan teman,” jelasnya.
Nur berharap agar para santri bisa memanfaatkan sisa konsumsi anorganik menjadi barang yang lebih bernilai serta memancing munculnya ide-ide kreatif dari para santri. “Sehingga tidak hanya dibekali ilmu agama tetapi juga ilmu dunia,” tuturnya.
Ardan salah satu santri MDT Baituroyyan merasa senang karena mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang baru didapat, “Alhamdulillah semakin kreatif, bisa bekerjasama dan membangun kekompakan dengan teman-teman,” pungkasnya. Ardan berharap kegiatan memanfaatkan limbah sampah bisa diadakan lagi dengan tema yang berbeda agar semakin menambah pengalaman.





