Jogjakeren.com – Pimpinan Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Cabang Sleman menggelar konsolidasi dengan Gugus Depan (Gudep) Sako SPN di Kecamatan Depok dan Ngemplak, Minggu (7/11/2021). Dengan telah dikeluarkannya legalitas Sako SPN dari Kwartir Cabang maupun Ranting, eksistensi sebuah organisasi perlu terus diupayakan.
Bertempat di Aula Grha Cendekia Maguwoharjo, para pemangku kebijakan turut dihadirkan, meliputi Dewan Penasihat, Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII), Pengurus Gudep, dan Pembina pramuka. Konsolidasi kali ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi seluruh pemangku kebijakan dalam menunjang pembinaan generasi penerus (generus) di lingkungan Gudep masing-masing.
Sebanyak 35 orang perwakilan Gudep Anas bin Malik – Shofiah, Ngempak dan Gudep Khalid bin Walid – Umi Salamah, Depok mengikuti pemaparan materi dan sarasehan. “Ini cukup menarik. Sako SPN memiliki Gudep lengkap mencakup generus usia dini hingga anggota dewasa. Oleh karenanya, kita perlu memiliki perencanaan pembinaan yang lebih jelas,” ucap Kak Muh Ali Ashar, S.Pd., pimpinan Sako SPN Cabang Sleman.
Pemaparan materi menitikberatkan pada peran pembina pramuka dalam menyampaikan hikmah suatu kegiatan. Sehingga, nilai-nilai luhur bisa melekat di benak para generus. “Sinergi merupakan hal pokok dalam sebuah organisasi. Saat bekerja sama dalam grup, sinergi mengarahkan kepada kerukunan dan kekompakan,” ujar Kak Faqih Arif.
Disamping sinergisitas internal, pengurus Gudep diajak untuk menjaga sinergi dengan Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting di wilayah masing-masing. “Pengurus Gudep supaya menjaga komunikasi dengan Kwaran. Salah satu praktiknya adalah memberikan laporan kegiatan secara tertulis dari Gudep ke Kwaran,” pesan Kak Tri Bangun, pengurus Gudep Anas bin Malik (13077) – Shofiah (13078).





