Jogjekeren.com – Pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Bantul, bersilaturahmi dengan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Silaturahmi tersebut dilaksanakan di rumah dinas Bupati Bantul, pada Kamis (27/4) lalu.
Dalam melaksanakan silaturahmi, Ketua ATPUSI Bantul, Anita Heni Kristanti, SE, A.Ma. Pust., didampingi oleh 7 pengurus lain, yakni Dwi Astutiningsih, S.I.Pust. (Sekretaris), Kholimah Sugiwanti, S.E., Retno Septi, S.Pd., Siti Zamronah, Wardiyanto, A.Ma.Pust, Rajiyem, S.Pd., serta Widodo, S.Pd.
Kegiatan silaturahmi dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Dwi Astutiningsih selaku sekretaris. Ia menyampaikan ucapan hari raya kepada Bupati Bantul, serta memperkenalkan organisasi ATPUSI Bantul.
Dwi Astutiningsih memaparkan organisasi ATPUSI yang beranggotakan pengelola perpustakaan sekolah dari berbagai tingkat. Mulai dari anggota perpusataan tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA yang berupa sekolah negeri maupun swasta, menjadi bagian dari ATPUSI.

Silaturahmi dengan ATPUSI, Bupati Bantul: Indeks Membaca Generasi Muda Harus Ditingkatkan
Sementara itu, kunjungan silaturahmi ATPUSI Bantul disambut dengan hangat oleh Bupati Bantul. Terkait dengan ATPUSI dan minat membaca masyarakat, ia juga menuturkan bahwa indeks membaca masyarakat masih rendah.
Hal ini perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik terkait dengan perpustakaan sebagai pusat membaca masyarakat. Abdul Halim berpendapat, bahwa perpustakaan harus bisa dikemas dengan lebih menarik.
Sebab, tantangan untuk perpustakaan di era digital sangatlah besar, termasuk adanya pengaruh media sosial dan gadget. Menurutnya minat membaca masyarakat dapat tergeser oleh hal-hal tersebut, terutama di kalangan generasi muda.
Lebih lanjut Abdul Halim menuturkan, bahwa orang zaman dulu memiliki budaya membaca yang tinggi, sehingga wawasan yang dimiliki pun juga sangat luas. Adapun wawasan yang luas akan berpengaruh pada tingkah laku dan cara pandang masyarakat akan suatu hal.
Perbedaan cara pandang masyarakat, salah satu akarnya adalah adanya perbedaan minat membaca buku. Orang dengan wawasan sempit, dapat dipastikan jarang atau tidak pernah membaca buku.
Di akhir silaturahmi, Pengurus ATPUSI menyerahkan majalah karya ATPUSI Bantul dari Kapanewon Pajangan. Hal ini menjadi bukti bahwa ATPUSI telah berpartisipasi membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat. Bupati Bantul tersebut juga mengucapkan salam dan selamat Hari Raya Idul Fitri diiringi dengan doa agar ATPUSI senantiasa suskses dan memberikan manfaat.





