Waspada! Efek Tidur Kelamaan Bisa Bikin Otak Jadi “Lemot”

Efek Tidur Kelamaan, Bikin Otak Lemot
Efek Tidur Kelamaan, Bikin Otak Lemot

Jogjakeren.com – Tidur sering dianggap obat mujarab buat tubuh. Kurang tidur? Badan jadi lemas. Tapi ternyata, tidur kelamaan alias lebih dari 9 jam per malam juga bisa bikin masalah.

Nggak cuma bikin badan pegal, tapi juga berdampak ke otak dan kesehatan secara keseluruhan. Yuk, kita bahas bareng!

Efek Tidur Kelamaan, Bikin Otak Lemot
Efek Tidur Kelamaan, Bikin Otak Lemot

Tidur Kelamaan dan Fungsi Otak

Menurut penelitian Harvard Health, tidur lebih dari 9 jam setiap malam berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif.

Read More

Artinya, kemampuan otak buat mengingat, konsentrasi, bahkan ambil keputusan bisa menurun. Jadi, jangan kira makin lama tidur makin pintar, ya.

Sama Buruknya dengan Kurang Tidur

Ternyata, tidur kebanyakan efeknya hampir mirip dengan kurang tidur (di bawah 6 jam). Dua-duanya bikin:

  1. Memori gampang drop
  2. Pikiran susah fokus
  3. Kinerja otak jadi lambat

Bahkan, kalau terlalu sering tidur terlalu sedikit atau terlalu lama, risiko kesehatan lain kayak depresi dan berat badan naik juga bisa muncul.

Efek ke Usia Mental

Penelitian juga nemuin hal menarik: orang yang tidur kurang dari 5 jam atau lebih dari 9 jam per malam punya kinerja otak yang sama seperti orang dengan “usia mental” 2 tahun lebih tua. Bayangin, umur masih 40 tahun tapi otaknya kayak umur 42 tahun.

Tidur Ideal: 7–8 Jam

Jadi, berapa lama tidur yang pas? Studi bilang, 7–8 jam per malam adalah durasi paling aman dan sehat. Tidur cukup bikin tubuh segar, otak optimal, dan risiko masalah kesehatan bisa ditekan.

Tidur memang penting, tapi kalau kebanyakan juga nggak baik. Efek tidur kelamaan bisa bikin otak lemot, memori berkurang, bahkan bikin kita terlihat “lebih tua” secara mental. Jadi, yuk atur pola tidur biar pas: nggak kurang, nggak lebih.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *