5 Rekomendasi Novel Ringan untuk Kembalikan Minat Baca Saat Alami Reading Slump

Reading Slump
Ilustrasi (Foto: ruangmahasiswa.com)

Jogjakeren.com – Mimpi buruk seorang bibliophile atau orang yang memiliki kecintaan pada buku adalah ketika dirinya terkena reading slump. Apa itu reading slump? Reading slump adalah keadaan dimana seorang pembaca merasa bosan dan kehilangan motivasi untuk membaca buku. Reading slump dapat terjadi kapan saja dan durasinya berbeda-beda bagi setiap orang.

Salah satu cara untuk mengatasi reading slump adalah dengan mengubah genre bacaan dan menurunkan ‘kelas’ buku yang dibaca. Jika biasanya novel fiksi dengan genre misteri atau fiksi sains, ubah genre menjadi komedi keluarga atau yang bertema persahabatan. berikut ini adalah beberapa rekomendasi novel ringan yang bisa membantu untuk mengembalikan motivasi membaca.

1. The Chronicles of Audy – Orizuka

Novel ini disebut juga dengan tetralogi karena terdiri atas 4 buku berbeda yang berjudul 4R, 21, 4/4, dan O2. Novel karya penulis bernama pena Orizuka ini menceritakan tentang Audy yang sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir skripsinya tetapi kekurangan dana. Hal itu membuatnya mau tidak mau mencari kerja sampingan, dan pekerjaan yang ia dapatkan adalah menjadi babysitter sekaligus housekeeper di rumah 4 bersaudara bernama Regan, Romeo, Rex, dan Rafael. Novel bergenre komedi dan keluarga ini sangat menghibur, penuh akan pelajaran tentang keluarga, dan diselingi dengan kejadian sehari-hari yang sesuai dengan kehidupan nyata. Novel ini cocok untuk dijadikan selingan agar reading slump segera teratasi.

Read More

2. Fixing a Broken Heart – Indah Hanaco

Rekomendasi selanjutnya adalah novel dengan genre romansa. Novel karya Indah Hanaco ini berisikan tentang kisah Brisha yang berusaha menyembuhkan traumanya atas masa lalu terhadap mantan pacarnya yang psikopat dan Austin yang meninggalkan bangku kuliah untuk fokus berkarir sebagai aktor. Meski genre novel ini romansa bukan berarti alur cerita di dalamnya menjadi menye-menye dan terlalu menggelikan untuk dibaca, loh.

3. Lovasket – Luna Torashyngu

Novel yang bertemakan persahabatan dan sportivitas dalam olahraga bola basket ciptaan Luna Torashyngu ini bisa membawa kita menjadi lebih mengerti tentang dunia bola keranjang yang seru. Tiga buku pertama menjadikan Savira Priskila sebagai tokoh utama yang sangat menggilai bola basket. sayangnya, ia memiliki kelemahan pada kaki kanannya yang menyebabkan dirinya harus berhenti untuk memainkan bola oranye kesayangannya itu. Pada 3 novel terakhir bercerita tentang Vanya yang berkarir cemerlang di dunia tarik suara tetapi hobi bermain basket bahkan berbakat. Ia harus dihadapkan pada pilihan yang sulit antara melanjutkan karirnya di dunia tarik suara atau kembali mengharumkan nama sekolahnya melalui basket. Novel ini sangat menyenangkan dibaca, membuat kita mengingat-ingat masa sekolah yang menyenangkan.

4. Badminton Freak – Stephanie Zen

Masih bertemakan olahraga, kali ini ada olahraga bulu tangkis yang digemari oleh banyak orang. Terdiri dari 2 buku, Stephanie Zen menceritakan dua perempuan kakak beradik yang sangat menyenangi bulu tangkis tetapi tidak bisa menjadi atlet. Meski begitu, keduanya berhasil mendapatkan kekasih yang merupakan seorang atlet bulu tangkis. Buku pertama menceritakan sang kakak, dan buku kedua yang berjudul Badminton Addict menceritakan tentang si adik. Jalan cerita yang seru dan penuh komedi di dalamnya membuat kita akan lupa kalau sedang mengalami reading slump.

5. Resign! – Amira Bastari

Kata resign identik dengan pekerjaan. Yup! Buku kali ini menceritakan tentang Alranita dan ketiga temannya yang bekerja di bawah perintah Tigran. Mereka berempat menyebut dirinya dengan nama cungpret alias kacung kampret. Meski memiliki genre roman, isi cerita dipenuhi dengan guyonan antar-cungpret atau pegawai kantoran. Hal ini bisa jadi akan relate dengan kehidupan pembaca yang bekerja. Tapi tenang saja, buku ini boleh dibaca siapapun selama sudah berusia 18 tahun ke atas.

Itu dia 5 rekomendasi novel ringan untuk mengatasi reading slump yang sedang dialami oleh para bibliophile di sini. Selamat membaca!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *