Apakah Anda termasuk orang yang tidak pernah lupa membawa ponsel ke kamar mandi?. Kebiasaan yang terlihat sepele ini ternyata menyimpan bahaya kesehatan yang serius. Bermain ponsel sambil buang air besar (BAB) secara tidak sadar dapat meningkatkan risiko terkena ambeien atau wasir. Artikel ini akan mengupas tuntas hubungan antara kebiasaan ini dan munculnya ambeien, serta memberikan tips untuk mencegahnya.
Dari Kebiasaan Sepele Menjadi Masalah Serius: Mengapa Ponsel dan BAB Tidak Boleh Disatukan?.
Sebenarnya, apa hubungannya main ponsel dengan ambeien?. Kuncinya terletak pada durasi dan posisi. Idealnya, proses BAB seharusnya tidak memakan waktu lama. Namun, ketika Anda asyik scrolling media sosial, menonton video, atau membalas chat, Anda bisa menghabiskan waktu 10, 15, bahkan 20 menit di atas kloset tanpa terasa.
Durasi duduk yang terlalu lama inilah biang keroknya. Dalam posisi duduk, terutama di permukaan yang keras seperti kloset, area panggul dan rektum (bagian akhir usus besar) menerima tekanan yang besar. Tekanan ini menghambat aliran darah di pembuluh darah sekitar anus, menyebabkannya membengkak dan meregang. Semakin lama Anda duduk, semakin besar tekanan dan hambatan alirannya. Inilah yang akhirnya memicu pembentukan ambeien.
Selain itu, konsentrasi yang teralihkan ke layar ponsel seringkali membuat Anda tanpa sadar mengejan terlalu keras. Padahal, mengejan berlebihan adalah faktor risiko utama ambeien yang paling dikenal. Kombinasi antara duduk lama dan mengejan keras inilah yang membuat kebiasaan main ponsel di toilet menjadi sangat riskan.
Cegah Ambeien Sebelum Terlambat: Tips Praktis Mengubah Kebiasaan
Mencegah ambeien jauh lebih baik daripada mengobatinya. Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang bisa Anda terapkan mulai hari ini:
-
Tinggalkan Ponsel di Luar Kamar Mandi: Buatlah kamar mandi sebagai zona bebas ponsel. Ini adalah langkah paling efektif untuk memutus kebiasaan dari akarnya.
-
Batasi Waktu di Toilet: Usahakan untuk tidak duduk lebih dari 5-10 menit. Jika BAB tidak keluar setelah waktu tersebut, sebaiknya berdiri dan coba lagi nanti.
-
Hindari Mengejan Berlebihan: Dengarkan sinyal alami tubuh Anda. Jangan memaksakan keluarnya kotoran dengan mengejan kuat.
-
Tingkatkan Asupan Serat dan Air: Konsumsi buah, sayur, dan air putih yang cukup melunakkan feses, sehingga BAB menjadi lebih lancar dan tidak perlu mengejan.
-
Jangan Menahan BAB: Segera ke kamar mandi ketika rasa ingin BAB datang. Menahan BAB dapat membuat feses mengeras dan memperparah kondisi.
Dengan memahami risikonya, mari ubah kebiasaan kecil ini untuk investasi kesehatan jangka panjang. Hindari main ponsel sambil BAB untuk meminimalisir risiko terkena ambeien. Kesehatan Anda jauh lebih berharga daripada notifikasi di layar ponsel.





