Industri Kreatif Jadi Penggerak Ekonomi Nasional Baru, Kolaborasi dengan Sektor Aviasi

industri kreatif jadi penggerak ekonomi nasional
industri kreatif jadi penggerak ekonomi nasional

Jogjakeren.com – Sektor aviasi kini diproyeksikan menjadi pendorong baru bagi ekonomi nasional. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky, menyatakan bahwa kolaborasi dengan industri penerbangan dapat menciptakan ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan kompetitif. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Ekonomi Kreatif dengan pelaku sektor transportasi udara dalam acara Heli Expo Asia (HEXIA) 2025.

“Kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat program unggulan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Oleh karena itu, industri kreatif jadi penggerak ekonomi nasional yang baru,” ujar Menteri Riefky dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

 

Read More

HEXIA 2025 sebagai Jembatan Kreativitas dan Inovasi

HEXIA 2025, yang berlangsung pada 20-24 Agustus di Cengkareng Heliport, Tangerang, Banten, menjadi wadah yang tepat untuk kolaborasi ini. Dengan melibatkan para pelaku industri transportasi udara lokal, Indonesia diharapkan bisa menjadi pusat inovasi dan investasi. Terlebih lagi, acara ini juga memamerkan kekayaan intelektual bangsa, yang semakin mengukuhkan posisi Indonesia di industri kreatif.

Menteri Riefky menambahkan, keterlibatan seniman dan pelaku industri kreatif dalam acara ini mampu mendekatkan sektor aviasi ke masyarakat luas. “Dari sektor aviasi, kami membangun jembatan menuju ekonomi kreatif Indonesia yang inovatif, kompetitif secara global, dan berkelanjutan,” tegasnya.

 

Poin-Poin Kolaborasi Strategi

Dalam HEXIA 2025, Kementerian Ekonomi Kreatif meneken MoU dengan Whitesky Group. Kesepakatan ini mencakup beberapa poin penting, di antaranya:

  • Pertukaran data dan informasi antar kedua pihak.
  • Dukungan riset dan koordinasi dalam penyusunan kebijakan ekonomi kreatif.
  • Pelaksanaan kegiatan bersama di dalam dan luar negeri.
  • Pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual.
  • Fasilitasi pendanaan, pemanfaatan aset, dan pengembangan pemasaran.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, menyatakan bahwa perusahaannya menyediakan ruang bagi seniman dan generasi muda untuk mengeksplorasi industri aviasi secara menyenangkan melalui lokakarya, pertemuan bisnis, dan kompetisi. “HEXIA 2025 bukan hanya tempat pertemuan industri, tetapi juga platform pembelajaran dan inspirasi bagi generasi muda, melibatkan akademisi, mahasiswa, dan komunitas kreatif,” ujarnya.

Dengan sinergi ini, diharapkan industri kreatif jadi penggerak ekonomi nasional yang kuat dan mampu bersaing di pasar global.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *