Kulon Progo, jogjakeren.com – Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kabupaten Kulon Progo sukses menghelat Festival Sepak Bola tingkat Kabupaten bagi anak-anak usia 10 (U-10) dan 12 tahun (U-12), pada Sabtu (20/4/2024). Kontingen Kapanewon Lendah tampil sebagai juara kategori U-10, sedangkan Kapanewon Wates menjadi kampiun kategori U-12.
Festival Sepak Bola FORSGI Kulon Progo ini bertujuan agar dapat menemukan bakat-bakat generasi muda yang tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia di masa depan. Ketua FORSGI Kulon Progo Eko Waluyo mengungkapkan, bukan tidak mungkin dari festival seperti ini akan muncul talenta hebat seperti Timnas U-23 yang saat ini sedang berlaga di Piala Asia. “Adik-adik ini ke depan insya Allah bisa menjadi pemain yang bertalenta dan berkarakter, kelak menyokong persepakbolaan Indonesia,” ungkap Eko Waluyo.
Kontingen Kapanewon Lendah tampil sebagai juara kategori U-10 dengan poin 6, hasil dari 2 kali memetik kemenangan. Pelatih Lendah H. Irwan Saleh mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan ini, di tengah minimnya persiapan pasca masa libur lebaran. “Momentum habis lebaran ini persiapan kurang, ada yang mudik dan sebagainya. Tetapi walau demikian saya apresiasi semua kontigen FORSGI, terima kasih atas dukungan dari semua orang tua dan semua pihak,” tutur Irwan.
Kategori U-12 dimenangkan oleh kontingan Kapanewon Wates dengan poin 10, hasil dari 3 kali menang dan sekali memetik hasil seri. Official FORSGI Wates, Rodzi Prasetyo mengapresiasi terselenggaranya festival ini dan bangga berharap akan terbina pemain yang berkarakter luhur. “Alhamdulillah secara keseluruhan festival FORSGI Kulon Progo berjalan dengan baik. Manfaat dari terselenggaranya festival ini tentunya demi kebaikan anak-anak ke depan. Semoga hubungan antara pengurus, orangtua, dan anak-anak semakin baik sehingga cita-cita mewujudkan pemain yang profesional religius bisa tercapai suatu saat nanti, ” harap Rodzi.
Setiap perlombaan memang ada juaranya, namun menjadi juara bukanlah tujuan utama dari setiap perlombaan. Pembinaan skill maupun karakter di setiap kapanewon diharapkan atas terus berlanjut. Yang sudah menjadi juara, tentu akan mempertahankan kejuaraannya. Yang belum menjadi juara, tidak patah semangat, namun berusaha dan berlatih dengan rajin hingga bisa mencapai level yang diinginkan.





