Bina Talenta Muda, FORSGI Kulon Progo Gelar Festival Sepak Bola

Para pemain dan official FORSGI Kulon Progo berfoto bersama sebelum fetival sepak bola
Para pemain dan official FORSGI Kulon Progo berfoto bersama sebelum fetival sepak bola

Kulon Progo, jogjakeren.com – Guna membina generasi muda dalam sepak bola, Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Sepak Bola tingkat Kabupaten bagi anak-anak usia 10 (U-10) dan 12 tahun (U-12), pada Sabtu (20/4/2024). Tidak sekedar keterampilan mengolah si kulit bundar, nilai-nilai karakter luhur juga ditanamkan melalui ajang yang dihelat di Lapangan Margosari, Pengasih, Kulon Progo ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua FORSGI DIY, Pembina dan jajaran pengurus FORSGI Kabupaten Kulon Progo, serta Anggota Exco PSSI Suyono. Suyono mengungkapkan bahwa anak-anak tidak hanya sekedar bermain bola, tetapi juga dibina untuk memiliki karakter pribadi yang baik dengan belajar dari anak yang lain. “Di sini kami belajar tentang sportivitas, bagaimana bisa menang, dan bagaimana menerima kekalahan. Semangat Festival FORSGI sendiri juga untuk menjalin silaturahim,” tutur Suyono.

Senada dengan Suyono, Ketua FORSGI Kulon Progo Eko Waluyo menjelaskan tentang pola pembinaan yang sudah dilaksanakan selama ini. “FORSGI Kulon Progo tersebar pada 12 kapanewon yang dibagi menjadi 5 zona pembinaan generasi muda supaya terpenuhi semua dari beberapa kapanewon tersebut,” tutur Eko Waluyo.

Read More

Kegiatan ini diikuti oleh 113 peserta dari 5 zona, terdiri dari 8 tim yaitu dari 5 tim U-12 dan 3 tim U-10. Lebih lanjut Eko menambahkan, Festival sudah berjalan 3 kali. “Kulon Progo sudah melaksanakan festival ini sebanyak 3 kali. Festival ini dapat meregenerasi dan menerapkan hasil pelatihan masing-masing zona,” tambah Eko.

Turut hadir juga ketua FORSGI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs. Yulianto Hadi, mengapresiasi Festival Forsgi Kulon Progo, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif bagi generasi muda sejak usia dini. “Untuk kegiatan pada hari ini, cukup bagus karena disini untuk generasi mudanya biar tambah termotivasi karier kedepannya,” ujar Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto mengungkapkan para peserta dapat merasakan semangat kompetisi yang sehat dan langkah ini dapat mendorong mereka untuk terus mengembangkan bakat di dunia sepak bola. “Semoga peserta bisa tambah banyak dan ramai lagi untuk kegiatan ini,” harap Yulianto.

Festival Sepak Bola FORSGI Kulon Progo ini bertujuan agar dapat menemukan bakat-bakat generasi muda yang tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia di masa depan. Bukan tidak mungkin, dari festival ini akan muncul talenta hebat seperti Timnas U-23 yang saat ini sedang berlaga di Piala Asia. “Adik-adik ini ke depan insya Allah bisa menjadi pemain yang bertalenta dan berkarakter, kelak menyokong persepakbolaan Indonesia,” pungkas Eko Waluyo.

Kontingen Kapanewon Lendah tampil sebagai juara kategori U-10 dengan poin 6, hasil dari 2 kali memetik kemenangan. Sedangkan kategori U-12 dimenangkan oleh kontingan Kapanewon Wates dengan poin 10, hasil dari 3 kali menang dan sekali seri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *