Hari Keadilan Sosial Sedunia, Perlunya Menjadi Kebijakan Internasional

Hari Keadilan Sosial Sedunia, Keadilan Sosial perlu menjadi Kebijakan Nasional, Regional, dan Internasional
Perjuangan dalam perwujudan keadilan sosial di seluruh dunia. (Sumber : whiteboardjournal.com)

Jogjakeren.com – Hari Keadilan Sosial sedunia yang jatuh pada tanggal 20 Februari merupakan momen berharga untuk menciptakan keadilan sosial di seluruh dunia. Berbagai tragedi sosial menjadikan keadilan sosial dipandang sebagai prioritas yang mendesak.Global Coalition for Social Justice: Bridging Gaps, Building Alliances” menjadi pendekatan untuk memperluas jangkauan keadilan sosial di seluruh dunia.

Sejarah Hari Keadilan Sosial

Dilansir dari detik.com, Hari Keadilan Sosial diawali dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dunia di Kopenhagen, Denmark pada tahun 1955. Pembahasan utamanya adalah mengenai pembangunan sosial. Konferensi tersebut menghasilkan deklarasi Kopenhagen dan program aksi.

10 tahun kemudian, PBB meninjau kembali hasil KTT di Kopenhagen dalam sesi Komisi Pembangunan Sosial di New York. Para negara anggota PBB sepakat untuk berkomitmen memajukan pembangunan sosial.

Bacaan Lainnya

Kemudian pada 26 November 2007, PBB mengadakan sidang tahunan sesi ke-60. Dalam sidang tersebut Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 20 Februari sebagai hari Keadilan Sosial Sedunia. 

Setahun kemudian, International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Buruh Internasional ikut andil dalam kebijakan ini. ILO mengadopsi Deklarasi ILO mengenai keadilan sosial untuk globalisasi yang adil pada 10 Juni 2008. 

Dunia memperingati Hari Keadilan Sosial sedunia pertama kalinya pada tahun 2009. Organisasi di seluruh dunia, termasuk PBB dan ILO, menyatakan bahwa keadilan sosial penting bagi masyarakat. PBB meyakini bahwa pembangunan sosial dan keadilan sosial dapat mencapai dan memelihara perdamaian dan keamanan dunia.  

Hari Keadilan Sosial Sedunia 2024

PBB telah mengusung Hari Keadilan Sosial 2024 ini dengan tema Global Coalition for Social Justice: Bridging Gaps, Building Alliances”. Tema tersebut berarti “Koalisi Global untuk Keadilan Sosial: Menjembatani Kesenjangan, Membangun Aliansi”.

Hari Keadilan Sosial ini menjadi momen untuk berkontribusi pada konsolidasi lebih lanjut dalam komunitas internasional. Upaya tersebut dapat berupa kesetaraan gender, promosi lapangan kerja penuh dan layak, pengentasan kemiskinan, akses kesejahteraan sosial, dan keadilan.

Dalam rangka memperingati Hari Keadilan Sosial sedunia ini, pada tanggal 20-21 Februari 2024 ILO mengadakan serangkaian acara di kota-kota besar di seluruh dunia. ILO mempertemukan pembicara professional di seluruh dunia untuk membahas keadilan sosial sebagai pusat agenda kebijakan nasional, regional, dan internasional. Diskusi tersebut dapat kamu akses di webpage ilo.org

Keadilan Sosial Sebagai Pusat Agenda Kebijakan Nasional, Regional, dan Internasional

Dilansir dari webpage PBB, keadilan sosial harus menjadi gagasan utama yang memandu semua kebijakan, baik dalam kebijakan nasional, regional, dan internasional. Kebijakan yang berdasarkan keadilan sosial akan memungkinkan masyarakat dan perekonomian saling terhubung. Kunci dari keadilan sosial ini meliputi mempromosikan kesempatan kerja dan pekerjaan yang layak; perlindungan sosial; dan dialog konstruktif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. 

Hari Keadilan Sosial Sedunia, Perlunya menjadi Kebijakan Internasional
Runtuhnya Pabrik Rana Plaza di Bangladesh dan menewaskan 1.134 orang pada tahun 2013. Tragedi ini menjadi benacana Industri terburuk di India. (Sumber: dw.com)

Namun, kenyataan sosial masih menunjukkan ketidakadilan, ketidaknyamanan tenaga kerja, kesenjangan, kontrak sosial, dan krisis global. Misalnya saja tragedi runtuhnya Rana Plaza dan kecelakaan industri lainnya di Bangladesh. Tragedi ini menunjukkan pentingnya membangun budaya keselamatan kerja di negara tersebut. Kenyataan pahit inilah yang memperkuat institusi dan kebijakan untuk benar-benar memajukan keadilan sosial. Keadilan sosial dipandang sebagai prioritas yang mendesak. 

Keadilan sosial dapat direalisasikan melalui peningkatan tata kelola kerja yang efektif dan inklusif, memastikan peluang kerja dan pembelajaran seumur hidup, mereformasi lembaga-lembaga untuk mencapai hasil pasar tenaga kerja yang lebih adil, dan memperluas perlindungan sosial sepanjang masa hidup masyarakat. Pendekatan terpadu di seluruh bidang ini perlu untuk selalu digembar-gemborkan.

Melalui tema Global Coalition for Social Justice: Bridging Gaps, Building Alliances”, PBB bermaksud memperluas jangkauan keadilan sosial di seluruh dunia. Koalisi atau aliansi global dapat meningkatkan kerja sama multilateral dan menyelaraskan kebijakan yang berfokus pada pencapaian tujuan keadilan sosial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *