jogjakeren.com – Berjemur di bawah sinar matahari pagi ternyata memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Karena sinar matahari pagi tidak hanya memberikan kehangatan namun juga memberikan manfaat secara biologis bagi kesehatan manusia.
Kandungan sinar matahari pagi dapat membuat produksi vitamin dalam tubuh menjadi lebih baik. Ketika produksi vitamin terpenuhi maka tubuh dapat memproteksi diri dari serangan virus.
Namun, berjemur juga harus memperhatikan metode dan cara sesuai dengan prosedur menjalankannya. Hal ini guna menghindari dampak buruk dari sinar matahari pagi. Salah satu prosedur yang harus diperhatikan adalah waktu.
Kapan waktu yang tepat untuk berjemur?
Kebanyakan orang berpendapat waktu yang tepat untuk berjemur yaitu pagi hari saat matahari muncul atau dibawah jam 9.00.
Eeeetsss……Ternyata berjemur di bawah jam 9.00 adalah waktu yang kurang tepat. Karena ketika matahari berada di langit bagian bawah yang berbatasan dengan permukaan bumi atau laut, sinar matahari yang dipancarkan hanya ultraviolet A (UVA) dan sedikit ultraviolet B (UVB). Sinar UVA memiliki peran penting dalam meningkatkan resiko melanoma atau kanker kulit dan keriput. Sedangkan tubuh kita membutuhkan ultraviolet B bukan ultraviolet A.
Berdasarkan penelitian terakhir agar tubuh kita bisa tercukupi ultraviolet B maka kita harus menunggu matahari sedikit naik yaitu sekitar pukul 10.00 sampai 15.00. Ini adalah untuk mendapatkan manfaat sinar matahari yang terbaik dan mengurangi risiko bahaya paparan sinar matahari ultraviolet.
Pada jam 10 pagi sinar matahari yang menyinari bumi adalah sinar ultraviolet B dengan gelombang pendek. Sinar ini mengandung provitamin D3 yang dapat berubah menjadi vitamin D. Adapun durasi berjemur yang dibutuhkan hanya 15 – 20 menit, bisa dilakukan setidaknya dua atau tiga kali dalam seminggu.
Kenapa kita harus berjemur ?
Tubuh manusia membutuhkan sinar matahari pagi untuk membantu tubuh meningkatkan produksi vitamin D. Vitamin D merupakan salah satu vitamin larut lemak yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan. Meskipun vitamin D bisa didapatkan dengan cara mengkonsumsi suplemen, akan tetapi kita bisa mendapatkannya dengan cara yang alami yaitu melalui sinar matahari.
Apa manfaat berjemur ?
Berjemur dapat memberikan manfaat diantaranya :
1. Meningkatkan Imunitas
Vitamin D memiliki peranan dalam sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh akan menggunakan vitamin D untuk mendukung kinerja sel T yang berfungsi sebagai garis depan pertahanan melawan penyakit yang disebabkan virus.
Apabila vitamin D tidak mencukupi kebutuhan sistem metabolisme tubuh maka tubuh kita akan mudah sakit.
2. Kesehatan Tulang
Selain membantu kinerja sel T untuk melawan virus. Vitamin D yang diperoleh dari sinar matahari pagi dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik. Adapun vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang. Apabila penyerapan kalsium terjadi dengan baik maka kalsium yang sudah diserap dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang hingga membuat tulang menjadi kuat.
3. Kesehatan Kulit
Sinar matahari berperan penting di dalam menjaga dan merawat kesehatan kulit. World Health Organization (WHO) menyatakan paparan sinar matahari dapat mengatasi sejumlah kondisi kulit. Karena radiasi sinar matahari dapat mengurangi kulit berjerawat, eksim, dan sakit kuning.
Kulit terpapar sinar matahari secara langsung maka kulit otomatis akan memproduksi vitamin D. Jika di dalam vitamin D terdapat sinar ultraviolet B bersamaan dengan kolestrol dalam tubuh akan membentuk vitamin D3 yang dibutuhkan kulit dan ini hanya dihasilkan dari sinar matahari.
4. Kesehatan Mata
Vitamin yang bisa didapatkan dari berjemur tak hanya vitamin D namun juga vitamin D3. Vitamin D3 berfungsi untuk kesehatan mata yaitu dalam segi memperlambat degenerasi makula, yang merupakan penyebab utama kebutaan pada lansia.
Selain itu vitamin D3 juga dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi mata secara keseluruhan. Ketika berjemur, Anda tidak boleh melihat langsung ke matahari dengan mata terbuka tetapi Anda bisa menggunakan kacamata bila ingin melihat ke atas.
5. Mencegah Janin Agar Tidak Autisme
American Pregnancy Association juga menjelaskan bahwa cukup asupan vitamin D memiliki manfaat yang sangat baik bagi perkembangan sistem imun dan tulang janin.
Dengan memenuhi kebutuhan vitamin D setiap hari, berarti ibu hamil telah membantu tubuh dalam proses penyerapan mineral penting seperti kalsium dan fosfor.
Vitamin D juga penting selama kehamilan karena dapat mengurangi risiko komplikasi yang mungkin timbul pada ibu dan anak.
Selain itu, ibu hamil yang tercukupi vitamin D-nya juga dapat meningkat kekebalan tubuhnya sehingga tidak mudah terserang penyakit selama kehamilan.
Sekarang Anda sudah mengetahui waktu yang tepat untuk berjemur dan manfaatnya. Maka, Anda jangan takut lagi dengan sinar matahari.
Ayo berjemur!




