Ketua LDII Purwomartani: Mau Lebaran, Malu Banget Kalau Belum Khatam Alquran

  • Whatsapp
LDII Purwomartani
Ketua PAC LDII Desa Purwomartani Kalasan, H. Sunarto memberikan nasehat pada malam ke-28 di Masdanis, Minggu (9/5/2021)

Jogjakeren – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Purwomartani Kalasan, H. Sunarto mengajak jamaah Masjid Dani Salamah Sambisari (Masdanis), khususnya para generasi muda untuk memperbanyak mengaji Alquran dan Alhadis, Minggu (9/5/2021).

Selain semakin alim dan faqih, mempersungguh belajar ilmu agama akan mendatangkan pula pertolongan dari Allah. H. Sunarto menggambarkan hal itu sebagaimana orang membeli sapi, pasti akan mendapatkan tali pengikatnya, dan tidak bisa sebaliknya, orang yang membeli tali akan memperoleh sapinya.

Bacaan Lainnya

“Mari mengaji Alquran dan Alhadis terlebih dahulu. Ilmunya didapatkan dengan semangat mumpung masih muda. Belajar di waktu kecil itu bagai mengukir di atas batu, sedangkan belajar saat tua nanti bagaikan mengukir di atas air,” jelas H. Sunarto.

Kesemangatan dalam beribadah dapat muncul salah satunya berkat umat Islam memahami sebesar apa pahalanya. Hal ini merupakan salah satu hasil dari mengaji. Untuk itu, saat berangkat mengaji pun perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh agar tidak terlambat dan segala sarana prasarananya terpenuhi seperti Alquran atau Alhadis beserta pena untuk memberikan makna dan keterangan ayatnya.

Pegawai Universitas Negeri Yogyakarta ini pun mengingatkan bahwa kematian adalah rahasia Allah. Amalan seyogyanya diperbanyak, terlebih lagi di bulan Ramadan. Setiap jamaah dimintanya untuk bersungguh-sungguh mewujudkan 5 sukses Ramadan. Melaksanakan puasa Ramadan sebulan penuh dan salat tarawih pada setiap malam Ramadan, mengkhatamkan membaca Alquran, menggapai lailatul qadar, dan menunaikan zakat fitrah.

“Kita perlu mempersiapkan amalan kita. Saya sangat bersyukur dalam organisasi LDII karena ilmu dan amal ibadahnya diarahkan dan diurusi. Peramutan ini hingga sampai pada pengamalan setiap warga LDII. Semestinya merasa malu apabila ada generasi muda pada malam ke-28 ini masih belum mengkhatamkan membaca Alquran,” ungkap H. Sunarto.

Nampak turut menyimak nasehat dalam kesempatan itu takmir Masdanis H. Abdul Alim, Chusnan, H. Edi Susanto. Kebahagiaan begitu terlihat mengingat program tadarus Alquran di Masdanis dapat berjalan lancar setiap malam, mulai bakda salat tarawih hingga sepertiga malam yang awal. Tadarus terpimpin ini dipandu oleh remaja seusia SMA atau mahasiswa secara bergiliran setiap 30 menit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *