LDII Penuhi Undangan FGD Forum dan Ormas Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta

  • Whatsapp
LDII
Bakesbangpol Kota Yogyakarta menggelar FGD Forum dan Ormas di Hotel Jambu Luwuk, Malioboro, Kamis )(30/9/2021)

Jogjakeren.com – LDII sebagai ormas Islam yang mendukung persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, merealisasikan komitmennya. Salah satunya dengan ikut berpartisipasi dalam Forum Group Discussion (FGD) Forum dan Ormas yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta, bertajuk “Gerakan Berkebangsaan Indonesia Melalui Media Digital”, Kamis (30/9/2021).

Puluhan forum dan ormas di Kota Yogyakarta diundang dalam kegiatan tersebut, termasuk LDII. Wakil Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta Tri Bangun BR, S.Ag. didampingi Wibowo hadir sebagai peserta undangan.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Hotel Jambu Luwuk, FGD menghadirkan narasumber Wakil Wali Kota (Wawali) Yogyakarta Heroe Poerwadi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kadiskominfosan) Kota Yogyakarta Ignasius Tri Hastono, S.Sos., MM. dan praktisi komunikasi public digital dan YouTuber Rosa Kusuma Azhar, M.Pd., M.Si.

LDII
Peserta FGD Forum dan Ormas yang diselenggarakan Bakesbangpol Kota Yogyakarta (Foto: warta.jogjakota.go.id)

Wawali Kota Yogyakarta mengutarakan pentingnya untuk menyadari keberadaan teknologi informasi. Hal ini karena arus deras informasi alirannya dapat dipantau dari media-media digital yang tengah berkembang pesat pada era sekarang.

“Salah satunya dengan belajar merubah kebiasaan dari bahasa lisan ke dalam bahasa tulisan, agar pesan yang disampaikan tidak memicu persoalan. Hal itu dikarenakan bahasa tulisan adalah subyektif, tergantung bagaimana prespektif pembaca,” jelas Heroe.

Sementara Pak Kelik, sapaan akrab Kadiskominfosan Kota Yogyakarta, menjelaskan betapa borosnya penduduk kota Yogyakarta dalam berinternet, hampir mengalahkan kebutuhan pangan. “Bahkan muncul istilah ‘Generasi Rebahan’ yang betah berjam-jam mengakses internet melalui HP di dalam kamar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, praktisi komunikasi public digital dan YouTuber Rosa Kusuma Azhar mengajarkan tips berkonten yang sederhana tapi mengena untuk menciptakan konten yang ber-etika dan tidak merugikan orang lain.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Yogyakarta Paulus Wahyu Susanto memperkenalkan pentingnya FPK Kota Yogyakarta yang dibentuk seirama dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“FPK dibentuk oleh Kemendagri di setiap level pemerintahan, termasuk di Yogyakarta untuk mewujudkan kebhinekaan dengan ragam etnis, suku, bahasa dan budaya yang dibawa oleh pelajar se-Indonesia di Yogyakarta,” jelasnya.

Mengakhiri FGD, Kepala Bakesbangpol Kota Yogyakarta Budi Santosa mengatakan bahwa materi-materi yang disampaikan oleh pembicara-pembicara dalam FGD tersebut merupakan masukan yang bagus.

“Terima kasih kepada narasumber dan rekan-rekan semuanya. Ini menjadi masukan kepada kita semua, bagaimana kita bersikap untuk menghadapi perubahan-perubahan di masa sekarang,” pungkasnya.

Usai mengikuti FGD, Wakil Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta, Tri Bangun berpesan,” Jadilah forum atau ormas yang aktif memproduksi konten (pesan) kebangsaan sehingga meredam konflik yang muncul akibat penyalahgunaan media digital oleh oknum,” pesannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *